Negara Kecil Ini Berani Blokade Rusia, Putin Siapkan Balasan

Selasa, 12 Juli 2022 - 13:57 WIB
loading...
Negara Kecil Ini Berani...
Lithuania memperluas blokade aliran barang dagangan dari Rusia. FOTO/Reuters
A A A
VILNIUS - Lithuania terus memperluas blokade aliran barang dagangan dari Rusia melalui wilayahnya ke eksklave Kaliningrad di Baltik Rusia. Hal itu sebagai tanggapan atas sanksi ekonomi Uni Eropa terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina.

Bea Cukai Lithuania melaporkan sejumlah barang-barang industri tambahan yang dilarang, antara lain beton, kayu, alkohol, dan bahan kimia industri berbasis alkohol. Lithuanian Railways memperkirakan bahwa pembatasan akan berlaku setara dengan sekitar 15% dari 3,7 juta ton kargo yang diangkut dari Rusia ke Kaliningrad pada paruh pertama tahun 2022 termasuk memperluas larangan logam besi yang dimulai bulan lalu.

Baca Juga: Rusia Stop Aliran Gas ke Jerman hingga 21 Juli, Bencana Ekonomi Menghantui

Melansir Reuters, Kaliningrad merupakan sebuah pelabuhan Baltik menampung sekitar 1 juta orang dianeksasi oleh Uni Soviet dari Jerman setelah Perang Dunia II dan terhubung ke seluruh Rusia terutama jalur kereta api melalui Belarus.

Moskow menegaskan bahwa larangan transit darat beberapa barang merupakan blokade ilegal. Sementara, Lithuania mengatakan tidak punya pilihan selain menegakkan sanksi yang dijatuhkan oleh Brussels.

Rusia memperingatkan Lithuania dan Uni Eropa bahwa mereka akan mengambil tindakan tegas untuk membalas blokade ilegal tersebut apabila transit sejumlah barang ke dan dari Kaliningrad tidak dibuka dalam beberapa hari mendatang.

Gubernur Regional Kaliningrad mengusulkan larangan total pergerakan barang melalui darat dari tiga negara anggota Baltik Uni Eropa, yakni Lithuania, Latvia, dan Estonia.

"Ini akan memberikan aktivitas lebih longgar kepada operator maritim kami dan memberikan pekerjaan ke pelabuhan Kaliningrad, yang telah terpukul keras oleh pembatasan UE," kata Gubernur Anton Alikhanov melalui pesan Telegram.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Belarus Alexander Lukashenko, sekutu dekat, membahas kemungkinan balasan keras terhadap tindakan Lithuania.

"Langkah-langkah bersama tertentu yang mungkin... sehubungan dengan pembatasan ilegal yang diberlakukan oleh Lithuania pada transit barang ke wilayah Kaliningrad," kata Kremlin melalui pernyataan singkat di Telegram.

Baca Juga: Eropa Ketakutan Bila Putin Nekat Matikan Keran Pasokan Gas Rusia

Pembatasan perdagangan Uni Eropa ditingkatkan karena pemerintah, pasar, dan perusahaan khawatir Rusia memperpanjang penutupan pipa tunggal terbesar yang membawa gas Rusia ke Jerman di luar periode pemeliharaan 10 hari yang direncanakan.

Perselisihan tentang isolasi Kaliningrad menguji tekad Eropa untuk memberlakukan sanksi. Pejabat Uni Eropa, dengan dukungan Jerman, mencari solusi untuk menyelesaikan kebuntuan pada akhir Juni. Namun demikian, sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Lithuania memiliki keraguan atas konsesi ke Kremlin.

Barang-barang yang termasuk dalam kategori kemanusiaan atau esensial, seperti makanan, dibebaskan dari sanksi. Lalu lintas penumpang tidak dilarang dan Kaliningrad masih dapat dicapai melalui udara atau laut.

Sebagai informasi, Kaliningrad merupakan wilayah Rusia yang terpisah dari daerah milik Moskow lainnya. Agar dapat mencapai wilayah itu via jalur darat, Rusia harus melalui Lithuania dan Belarus.

Wilayah tersebut merupakan pusat pertahanan penting bagi Rusia di Laut Baltik. Moskow diketahui memiliki pangkalan militer besar di wilayah tersebut yang dilaporkan menampung rudal nuklir. Lithuania sendiri saat ini merupakan anggota Uni Eropa. Negara kecil tersebut merupakan anggota NATO.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved