Sinergi dengan KBRI, Binawan Berangkatkan 22 Nakes ke Kuwait
Kamis, 14 Juli 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Bersama dengan lembaga-lembaga lain, IHTP melakukan kerja sama untuk merekrut tenaga kesehatan yang berminat untuk bekerja di luar negeri dan memberikan pelatihan untuk memenuhi standar internasional yang dipersyaratkan Para tenaga kesehatan yang berminat harus mengikuti persiapan berupa kursus bahasa asing, matrikulasi kompetensi keperawatan, pelatihan berbagai spesialisasi khusus sesuai standarisasi yang dipersyaratkan oleh lembaga pelayanan kesehatan di luar negeri.
Di samping berbagai pelatihan tersebut para perawat diwajibkan mengikuti tes International Prometric, terkait hal ini Binawan juga menyelenggarakan persiapan untuk menghadapi tes tersebut.
Chairman Binawan Group Saleh Alwaini, menyampaikan untuk Kuwait pihaknya telah memperoleh permintaan sebanyak 300-an orang untuk perawat, dan permintaan itu telah dilegalisir dan resmi dari KBRI Kuwait. "Jumlahnya menjadi 22 orang untuk tujuan Kuwait," kata Saleh.
Dalam proses seleksi penempatan kerja di luar negeri dibutuhkan training, Binawan telah menyiapkan Binawan Training Center untuk para kandidat dan setelah itu dilakukan lokal interview dan user interview langsung dari negara penempatan, dan setelah lulus seleksi akan ada proses dokumen dan visa.
Dalam hal penempatan kerja tenaga kesehatan Indonesia ke luar negeri, Binawan tidak sendiri. Program ini tentunya akan terlaksana dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan. Binawan mendapatkan kepercayaan penuh dan kerjasama baik dengan pemerintah Kuwait yang diwakili oleh Duta Besar Kuwait dan sub-pemerintah Indonesia, yaitu perwakilan Duta Besar Indonesia di negara-negara penempatan kerja seperti UAE, Kuwait, Jepang, Jerman, dan Australia.
Di samping berbagai pelatihan tersebut para perawat diwajibkan mengikuti tes International Prometric, terkait hal ini Binawan juga menyelenggarakan persiapan untuk menghadapi tes tersebut.
Chairman Binawan Group Saleh Alwaini, menyampaikan untuk Kuwait pihaknya telah memperoleh permintaan sebanyak 300-an orang untuk perawat, dan permintaan itu telah dilegalisir dan resmi dari KBRI Kuwait. "Jumlahnya menjadi 22 orang untuk tujuan Kuwait," kata Saleh.
Dalam proses seleksi penempatan kerja di luar negeri dibutuhkan training, Binawan telah menyiapkan Binawan Training Center untuk para kandidat dan setelah itu dilakukan lokal interview dan user interview langsung dari negara penempatan, dan setelah lulus seleksi akan ada proses dokumen dan visa.
Dalam hal penempatan kerja tenaga kesehatan Indonesia ke luar negeri, Binawan tidak sendiri. Program ini tentunya akan terlaksana dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan. Binawan mendapatkan kepercayaan penuh dan kerjasama baik dengan pemerintah Kuwait yang diwakili oleh Duta Besar Kuwait dan sub-pemerintah Indonesia, yaitu perwakilan Duta Besar Indonesia di negara-negara penempatan kerja seperti UAE, Kuwait, Jepang, Jerman, dan Australia.
Lihat Juga :