Mendagri Ingatkan Investasi Sawit di Daerah Harus Bermanfaat untuk Rakyat
Minggu, 17 Juli 2022 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, salah satu isu penting di tengah pandemi Covid-19 yaitu masalah lingkungan, seperti perubahan iklim dan pemanasan global. Jika tidak dikelola dengan baik, akan menjadi bencana yang melebihi Covid-19.
Oleh karena itu, perlu upaya untuk menjaga lingkungan termasuk mengelola hutan agar tidak terjadi penebangan secara berlebihan karena kelapa sawit.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Jawaban Kapan Hutan Pertama Muncul di Bumi
Mendagri mengimbau semua pihak kembali pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menjadi konstitusi negara.
Konstitusi telah mengamanatkan, semua sumber daya alam yang ada di Indonesia, baik bumi, air, dan semua di dalamnya harus digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat.
“Tidak hanya pemerintah yang diuntungkan, tidak hanya investor atau pengusaha yang diuntungkan, yang paling utama adalah rakyat yang harus diuntungkan,” tandasnya.
Mendagri menyebut, dalam konteks industri kelapa sawit masih banyak terjadi permasalahan dengan rakyat. Menurut dia, ketidakpuasan terjadi karena rakyat hanya menjadi penonton di kampung atau di daerahnya. Hal inilah yang menimbulkan adanya resistensi.
Oleh karena itu, perlu upaya untuk menjaga lingkungan termasuk mengelola hutan agar tidak terjadi penebangan secara berlebihan karena kelapa sawit.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Jawaban Kapan Hutan Pertama Muncul di Bumi
Mendagri mengimbau semua pihak kembali pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menjadi konstitusi negara.
Konstitusi telah mengamanatkan, semua sumber daya alam yang ada di Indonesia, baik bumi, air, dan semua di dalamnya harus digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat.
“Tidak hanya pemerintah yang diuntungkan, tidak hanya investor atau pengusaha yang diuntungkan, yang paling utama adalah rakyat yang harus diuntungkan,” tandasnya.
Mendagri menyebut, dalam konteks industri kelapa sawit masih banyak terjadi permasalahan dengan rakyat. Menurut dia, ketidakpuasan terjadi karena rakyat hanya menjadi penonton di kampung atau di daerahnya. Hal inilah yang menimbulkan adanya resistensi.
Lihat Juga :