Petani Binaan PT Vale Panen Raya SRI Organik di Desa Kolono

Senin, 18 Juli 2022 - 11:33 WIB
loading...
Petani Binaan PT Vale...
Program tersebut kembali memberikan kabar baik dengan digelarnya panen raya padi SRI Organik di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Kamis (14/7/2022) lalu. Foto/Dok PT Vale
A A A
MOROWALI - Buah manis program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik PT Vale Indonesia Tbk ( PT Vale ) kembali merekah. Kali ini, program tersebut kembali memberikan kabar baik dengan digelarnya panen raya padi SRI Organik di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Panen ini adalah salah satu hasil dari penerapan program musim pertama yang dilakukan di area persawahan seluas 1,1 hektare milik 12 orang petani dan untuk musim kedua penerapan direncanakan akan diterapkan di area persawahan seluas 5,2 hektare milik 32 petani. Terdapat tambahan petani yang tertarik ikut dalam program ini

Baca Juga: PPM PT Vale Dorong Kemandirian Kelompok Disabilitas

Program SRI Organik merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor pertanian yang menjadi salah satu andalan PT Vale . Panen kali ini dilakukan di lahan milik Ibu Fadlun. Pada saat panen raya, sejumlah stakeholder terkait hadir, di antaranya Wakil Bupati Morowali, Najamudin, Camat Bungku Timur, Sukman Gamal dan perwakilan Manajemen PT Vale, Ridwan Banda.

Wabup Morowali berharap hadirnya PT Vale dapat memberi dampak positif khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga bisa menekan angka kemiskinan. "Harapannya dengan hadirnya PT Vale mampu memberi dampak positif pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan di Morowali," tutur dia, dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (18/7/2022).

Sementara itu, Senior Manager HSER IGP Blok Bahodopi PT Vale , Ridwan Banda, menuturkan program ini dilaksanakan guna mendorong pertanian yang ramah lingkungan melalui sistem pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan peningkatan. Hal tersebut dalam rangka mewujudkan penguatan ketahanan pangan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Sehat adalah investasi terbesar. Sehat merupakan hal yang selalu diharapkan semua orang, maka salah satu cara yang kita lakukan adalah dengan melalui SRI padi organik ini", tuturnya.

Lanjutnya, melalui bidang Health Safety Environtmental PT Vale , program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Selain itu kata Ridwan, residu limbah sisa industri tidak lagi menjadi momok dan harus bernilai baik secara ekonomi maupun lingkungan bagi masyarakat.

"Dengan adanya program ini, kita mengetahui bahwa sampah yang dibuang dapat menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat. Semoga program ini terus berkelanjutan dan bersinergi bersama Pemerintah Daerah," paparnya.

Baca Juga: PT Vale Vaksin Ribuan Karyawan hingga Pekerja Kontraktor

Sebelumnya, PT Vale memberikan pendampingan dan pelatihan PSRLB selama 3 bulan yang melibatkan para kelompok tani di empat desa binaan, yaitu Desa Bahomotefe, Desa Bahomoahi, Desa Ululere, dan Desa Kolono.

Panen raya padi ini merupakan wujud implementasi dari pendampingan dan pelatihan itu sendiri. Selain itu, kelompok tani yang juga disebut sebagai warga belajar diberikan pelatihan terkait tanaman herbal, penanaman padi di pekarangan, penanaman sayuran organik, dan penanaman padi di sawah.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Petani Sumbawa Terima...
Petani Sumbawa Terima Bantuan Program Micro Finance UPLAND Kementan
Kementan: Magelang Penghasil...
Kementan: Magelang Penghasil Padi Organik Program UPLAND Terbanyak
TGB Zainul Majdi Apresiasi...
TGB Zainul Majdi Apresiasi Pengembangan Pertanian Organik PETA NWDI
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved