Sri Mulyani: Berkat K-Pop Hubungan RI - Korsel Makin Mesra
Senin, 18 Juli 2022 - 16:05 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral secara fisik dengan Deputi Perdana Menteri Korea Selatan Choo Kyung Ho. Pertemuan itu membahas investasi hingga budaya K-Pop yang kian digandrungi masyarakat Indonesia.
"Hubungan Indonesia dan Korea tidak hanya business to business, namun juga memiliki hubungan people to people yang erat. Salah satunya, melalui budaya K-pop yang sangat digemari di Indonesia sehingga Korea memiliki citra yang baik di mata penduduk Indonesia," ujar Sri Mulyani melalui pernyataan tertulis, Senin (18/7/2022).
Baca Juga: Prediksi Sri Mulyani Pandemi Covid-19 Selesai dalam 3 Tahun Dipertanyakan IMF
Pertemuan yang dilakukan secara fisik ini merupakan pertemuan perdana sejak Choo dilantik sebagai Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Korea Selatan baru-baru ini. Sri Mulyani mengatakan rencana transformasi di sektor energi dan manufaktur yang lebih bersih atau green energy and green industry akan memperluas kolaborasi antar kedua negara.
"Transformasi green energy yang juga memberikan kesempatan besar bagi perusahaan Korea Selatan, khususnya di sektor manufaktur seperti industri mobil listrik," kata dia.
"Hubungan Indonesia dan Korea tidak hanya business to business, namun juga memiliki hubungan people to people yang erat. Salah satunya, melalui budaya K-pop yang sangat digemari di Indonesia sehingga Korea memiliki citra yang baik di mata penduduk Indonesia," ujar Sri Mulyani melalui pernyataan tertulis, Senin (18/7/2022).
Baca Juga: Prediksi Sri Mulyani Pandemi Covid-19 Selesai dalam 3 Tahun Dipertanyakan IMF
Pertemuan yang dilakukan secara fisik ini merupakan pertemuan perdana sejak Choo dilantik sebagai Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Korea Selatan baru-baru ini. Sri Mulyani mengatakan rencana transformasi di sektor energi dan manufaktur yang lebih bersih atau green energy and green industry akan memperluas kolaborasi antar kedua negara.
"Transformasi green energy yang juga memberikan kesempatan besar bagi perusahaan Korea Selatan, khususnya di sektor manufaktur seperti industri mobil listrik," kata dia.
Lihat Juga :