RUPSLB MNC Digital (MSIN) Belum Putuskan Stock Split, Ini Alasannya

Selasa, 19 Juli 2022 - 17:53 WIB
loading...
RUPSLB MNC Digital (MSIN) Belum Putuskan Stock Split, Ini Alasannya
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menggelar RUPST di iNews Tower, Jakarta, Selasa (19/7/2022). Foto/MPI/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) belum memutuskan untuk melakukan aksi korporasi pemecahan nilai saham atau stock split. Hal tersebut diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini.

Investor Relation MSIN Luthan Fadel mengatakan, RUPSLB belum memutuskan rencana stock split lantaran belum memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Jadi akan dilakukan audit terhadap anak perusahaan kita. Setelah proses itu selesai baru kita akan mengadakan RUPSLB lagi," kata Fadel dalam paparan publik perseroan, di iNews Tower Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Kinerja Gemilang, Laba Bersih MSIN Meningkat 84% di Kuartal I 2022

Adapun, RUPSLB selanjutnya direncanakan akan digelar pada bulan September atau Oktober tahun ini. Sebelumnya, perseroan berencana untuk melakukan stock split 1:20 melihat tingginya minat investor ritel yang ditandai dengan lonjakan harga saham perseroan akibat dari kondolidasi aset digital MNC Media ke dalam MSIN.

Perseroan meyakini, harga saham yang lebih rendah akan memberikan daya tarik pada saham MSIN seiring dengan pertumbuhan investor ritel di Indonesia.

Sementara itu, sepanjang kuartal I 2022 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp924 miliar atau naik hingga 90% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp486 miliar.

Baca juga: Tak Bagikan Dividen, MSIN Fokus Ekspansi Bisnis Digital

Pendapatan perseroan hingga akhir Maret 2022 tersebut utamanya didukung oleh kinerja konten yang teruus membaik, serta konsolidasi berbagai platform digital dari MNC Media ke MSIN.

Sementara itu, laba bersih perseroan sepanjang kuartal I 2022 tercatat sebesar Rp140 miliar, naik 84% dari perolehan sebelumnya yang sebesar Rp76 miliar.

Perseroan terus memanfaatkan peluang akuisisi serta ekspansi untuk mempercepat tingkat pertumbuhan organik, serta memposisikan penawaran konten langsung kepada konsumen, baik regional maupun internasional.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1700 seconds (11.252#12.26)