Makin Seret, Aliran Gas Rusia ke Eropa Tinggal 20%

Selasa, 26 Juli 2022 - 00:05 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, turbin Siemens yang telah dikirim Gazprom ke Montreal, Kanada, untuk diperbaiki tidak dikembalikan tepat waktu karena sanksi Ottawa terhadap Moskow. Gazprom menyebut penundaan itu sebagai alasan pengurangan 60% aliran gas ke Jerman bulan lalu.

Kanada akhirnya mengirim suku cadang tersebut ke Jerman, yang hingga saat ini sedang menunggu pengiriman ke Rusia. Gazprom menyatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa dokumen yang diterimanya dari Kanada dan Siemens mengenai pengiriman turbin tidak menjernihkan pertanyaan terkait sanksi.

Pekan lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyarankan agar Berlin tidak lagi bergantung pada Moskow dalam hal pasokan gas dan mengatakan dia tidak yakin dengan pernyataan Rusia bahwa perbaikan turbin Siemens yang tertunda diperlukan untuk berfungsinya pipa gas Nord Stream 1 secara penuh.

Baca Juga: Eropa Ketakutan Bila Putin Nekat Matikan Keran Pasokan Gas Rusia

Moskow menolak klaim tersebut. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa penurunan volume pasokan gas dari pipa Nord Stream 1 disebabkan oleh masalah teknis akibat sanksi Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved