Makin Seret, Aliran Gas Rusia ke Eropa Tinggal 20%
Selasa, 26 Juli 2022 - 00:05 WIB
loading...
Gazprom akan memangkas lagi aliran gas ke Eropa menjadi hanya 20% dari kapasitas pipa mulai 27 Juli mendatang. Foto/Ilustrasi/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan energi Rusia, Gazprom, dikabarkan bakal menghentikan pengoperasian turbin Siemens lainnya. Akibatnya, pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1 tidak akan melebihi 33 juta meter kubik per hari mulai 27 Juli, atau hanya sekitar 20% dari kapasitas pipa.
Mengutip harian bisnis Kommersant, RT.com pada Senin (25/7/2022) melaporkan bahwa Gazprom menyatakan keputusan untuk mematikan turbin tersebut dibuat berdasarkan kondisi teknis dan perbaikan yang tengah dilakukan.
Baca Juga: Eropa Diminta Bersiap untuk Penghentian Total Aliran Gas Rusia
Sementara itu, Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada alasan teknis untuk pengurangan pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1.
Menurut laporan sebelumnya oleh Kommersant, beberapa dari sembilan turbin di stasiun kompresor Portovaya membutuhkan perbaikan. Makalah itu mencatat bahwa Gazprom belum mengizinkan perbaikan lebih lanjut, dan satu turbin membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk diperbaiki. Perjanjian lisensi saat ini memungkinkan Siemens Energy menerima 5 turbin lagi untuk diperbaiki sebelum akhir tahun 2024.
Mengutip harian bisnis Kommersant, RT.com pada Senin (25/7/2022) melaporkan bahwa Gazprom menyatakan keputusan untuk mematikan turbin tersebut dibuat berdasarkan kondisi teknis dan perbaikan yang tengah dilakukan.
Baca Juga: Eropa Diminta Bersiap untuk Penghentian Total Aliran Gas Rusia
Sementara itu, Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada alasan teknis untuk pengurangan pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1.
Menurut laporan sebelumnya oleh Kommersant, beberapa dari sembilan turbin di stasiun kompresor Portovaya membutuhkan perbaikan. Makalah itu mencatat bahwa Gazprom belum mengizinkan perbaikan lebih lanjut, dan satu turbin membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk diperbaiki. Perjanjian lisensi saat ini memungkinkan Siemens Energy menerima 5 turbin lagi untuk diperbaiki sebelum akhir tahun 2024.
Lihat Juga :