Anak Usaha Garuda PHK 152 Karyawan, Kemnaker Upayakan Mediasi

Rabu, 27 Juli 2022 - 09:19 WIB
loading...
Anak Usaha Garuda PHK 152 Karyawan, Kemnaker Upayakan Mediasi
Karyawan Aerofood menata makanan yang akan disajikan dalam penerbangan. Dok Foto/SINDOnews/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) segera memanggil manajemen dan Serikat Karyawan (Sekar) PT Aerofood Indonesia menyusul adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 152 karyawan.

Aerofood Indonesia merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk yang bergerak di bidang penyedia katering untuk penerbangan domestik dan internasional.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Indah Anggoro Putri mengatakan, pemanggilan terhadap manajemen dan Serikat Karyawan Aerofood Indonesia terkait dengan upaya mediasi yang difasilitasi Kemnaker

"Saya sudah perintahkan jajaran Mediator Hubungan Industrial di kantor saya untuk segera memanggil pihak manajemen dan Serikat Karyawan Aerofood Indonesia. Semoga hari ini mereka bisa hadir ke kantor saya, untuk kami mediasi," ungkap Indah saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Anak Usaha Garuda Indonesia Dikabarkan PHK 152 Karyawan

Kemnaker, lanjut Indah, mengarahkan agar manajemen lebih mengutamakan mediasi. Artinya, keputusan PHK harus ditangani dengan bijak dan hati-hati lantaran menyangkut nasib dan masa depan pekerja dan keluarganya.

"Saya sudah kembali mengimbau agar setiap keputusan PHK itu harus ditangani dengan sangat hati-hati karena menyangkut urusan dapur, nasib dan masa depan pekerja dan keluarganya," tuturnya.

Kemnaker juga melihat kinerja keuangan dan bisnis Aerofood Indonesia serta sejumlah bukti lain yang menyangkut dasar manajemen melakukan PHK. Data-data ini akan menjadi referensi bagi Kemenaker memberikan arahan kepada perusahaan.

"Kami dengarkan dan cek dulu performance keuangan dan bisnisnya, bukti-buktinya. Apakah betul PHK jalan atau keputusan terakhir atau bisa dengan cara yang lebih baik," terang Indah.

Baca juga: Hijrah ke Mesin Listrik, Ford Bakal PHK 8.000 Karyawan
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1474 seconds (11.210#12.26)