Klaster UMKM di Sulsel Capai 239 Kelompok, Total Plafon Tembus Rp61,68 M

Rabu, 27 Juli 2022 - 10:43 WIB
loading...
Klaster UMKM di Sulsel...
Kepala OJK Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Darwisman memberikan sambutan pada acara Monev Klasterisasi UMKM di Barru, Selasa (26/7/2022). Foto/Istimewa
A A A
BARRU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah terus berupaya memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satunya lewat klasterisasi.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 239 klaster UMKM di Provinsi Sulsel dengan jumlah debitur sebanyak 1.342 orang. Hal itu diungkapkan oleh Kepala OJK Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Darwisman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/7/2022).

"Saat ini pencapaian jumlah klaster yang telah terbentuk di Provinsi Sulawesi Selatan adalah sebanyak 239 klaster dengan jumlah debitur sebanyak 1.342 orang dan total plafon senilai Rp61,68 miliar," urainya.

Baca Juga: Jadi UMKM Ramah Lingkungan, Klaster Usaha Binaan BRI Purun Eco-Straw Mendapat Apresiasi di Sidang Umum PBB

OJK bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Barru melaksanakan monitoring dan evaluasi klasterisasi UMKM di Kabupaten Barru. Salah satu sektor usaha yang menjadi perhatian adalah perikanan, yaitu kepiting rajungan.

Dalam memajukan dan memperluas jangkauan pembiayaan model klastersisasi UMKM, selain dari sisi pembiayaan juga diharapkan dari sisi hilirisasi utamanya kepastian harga komoditas kepiting perlu menjadi perhatian.

Dimana saat ini fokus nelayan adalah terkait harga jual yang mengalami penurunan. Oleh karena itu, pemerintah daerah menanggapi untuk dapat dilakukan MoU dengan Offtaker untuk menekankan kepastian harga jual dengan menetapkan harga batas bawah dan batas atas terkait penjualan.

Selain itu, di saat yang bersamaan BRI dalam menunjang pendampingan kepada UMKM juga memberikan bantuan berupa barang mesin tarik rakang kepada klaster nelayan kepiting dan mesin penghancur es kepada klaster olahan kepiting.

Dengan harapan perluasan akses keuangan dan penguatan pola pendampingan ini dapat memajukan UMKM, bermakna bagi masyarakat, serta pendampatan daerah meningkat sehingga masyarakat sejahtera.

Dalam kegiatan Monev klasterisasi UMKM, BRI telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada 3 kelompok klaster UMKM komoditi kepiting ranjungan dengan jumlah debitur sebanyak 31 orang dan total plafond senilai Rp1,36 miliar.

Kegiatan monitoring dan evaluasi klasterisasi UMKM itu turut dirangkaikan dengan rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Baca Juga: Soal Prospek HKI Sebagai Jaminan Kredit ke Bank, Ini Kata OJK

Adapun beberapa highlight potensi Kabupaten Barru yang perlu untuk ditindaklanjuti untuk disiapkan proses bisnis dalam pendampingan dan pembiayaan antara lain terhadap komoditi unggulan Barru di sektor perikanan, yaitu kepiting, udang vaname.

Selain itu, juga untuk budidaya ikan dengan menggunakan metode Bio Pot serta di sektor pertanian dengan komoditi kopi dan jambu mete.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Suardi Saleh berharap dengan adanya potensi Barru yang memiliki panjang pantai kurang lebih 87 km menjadikan sektor perikanan menjadi salah satu prioritas yang perlu dikelola dan dimaksimalkan dalam pemberdayaan masyarakat.

"Dengan adanya potensi ini dapat didorong akses pembiayaan kepada masyarakat UMKM untuk program 1 rumah tangga 1 perahu," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved