Suka Memberi Pinjaman, Apakah China Punya Utang?
Rabu, 27 Juli 2022 - 15:41 WIB
loading...
China merupakan salah satu negara maju di dunia. Foto DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - China merupakan salah satu negara maju di dunia . Berada di kawasan Asia Timur, China dikenal sebagai negara yang dermawan, karena suka memberi pinjaman atau utang ke negara-negara lain di dunia.
Mereka tidak segan mengeluarkan nominal besar untuk negara-negara yang memang menginginkan pinjaman darinya. Hanya saja, di sisi lain China membuat kontrak atau perjanjian yang cukup menguntungkan baginya ketika negara yang bersangkutan tidak bisa melunasinya. Sebagian menganggapnya dengan istilah ‘Jebakan Utang China’.
Baca juga : Negara-negara Ini Disebut-sebut Jadi Korban Jebakan Utang China
Dalam hal ini, mungkin kerap muncul pertanyaan. Sebagai negara yang suka memberi pinjaman, apakah China juga memiliki hutang sendiri atau tidak. Jawabannya adalah punya.
Dikutip dari South China Morning Post, Rabu (27/7/2022), utang China pada akhir 2020 adalah sekitar 270,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Secara garis besar utang China terdiri dari utang dalam negeri dan utang luar negeri. Pada tahun 2020, tingkat utang China mengalami kenaikan signifikan. Akibat utamanya karena kebijakan fiskal yang dicanangkan untuk menghidupkan kembali roda ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.
Mereka tidak segan mengeluarkan nominal besar untuk negara-negara yang memang menginginkan pinjaman darinya. Hanya saja, di sisi lain China membuat kontrak atau perjanjian yang cukup menguntungkan baginya ketika negara yang bersangkutan tidak bisa melunasinya. Sebagian menganggapnya dengan istilah ‘Jebakan Utang China’.
Baca juga : Negara-negara Ini Disebut-sebut Jadi Korban Jebakan Utang China
Dalam hal ini, mungkin kerap muncul pertanyaan. Sebagai negara yang suka memberi pinjaman, apakah China juga memiliki hutang sendiri atau tidak. Jawabannya adalah punya.
Dikutip dari South China Morning Post, Rabu (27/7/2022), utang China pada akhir 2020 adalah sekitar 270,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Secara garis besar utang China terdiri dari utang dalam negeri dan utang luar negeri. Pada tahun 2020, tingkat utang China mengalami kenaikan signifikan. Akibat utamanya karena kebijakan fiskal yang dicanangkan untuk menghidupkan kembali roda ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.
Lihat Juga :