Ramalan Sri Mulyani: BI Bakal Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 4,5%

Rabu, 27 Juli 2022 - 20:30 WIB
loading...
Ramalan Sri Mulyani:...
Menkeu Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan bahwa suku bunga acuan atau Bank Indonesia 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) akan naik sebanyak 100 bps atau mencapai 4,5% hingga akhir 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan bahwa suku bunga acuan atau Bank Indonesia 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) akan naik sebanyak 100 bps atau mencapai 4,5% hingga akhir 2022. Proyeksi ini juga senada dengan prediksi para analis yang memperkirakan kenaikan suku bunga acuan di tengah kondisi ketidakpastian global saat ini.

"Kemungkinan ada kenaikan BI rate sebesar 100 bps hingga akhir tahun," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA edisi Juli 2022 di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Inflasi di Atas Target, BI Beri Sinyal Naikkan Suku Bunga Acuan

Selama 18 bulan terakhir, BI tetap kokoh menahan suku bunga acuan di level 3,5%. Hal ini semata-mata demi mendorong pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi COVID-19.

Tujuan kenaikan suku bunga acuan BI pada dasarnya adalah untuk menyeimbangkan selisih dengan suku bunga Amerika Serikat (AS) alias Fed rate. Sebagaimana diketahui, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve atau The Fed terus menaikkan suku bunganya secara agresif.

Tak hanya itu, menaikkan suku bunga acuan ini juga penting untuk meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor. Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Sentimen Pasar Kian Sulit Dikendalikan

"Bahkan, kemungkinannya meningkat tajam. Kita lihat ada kenaikan suku bunga (Fed) yang memunculkan adanya tantangan atau ancaman resesi," ujar Sri Mulyani.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved