Kinerja Mentereng Global Mediacom Sepanjang 2021, Cetak Laba Bersih Rp2,45 Triliun

Kamis, 28 Juli 2022 - 18:17 WIB
loading...
Kinerja Mentereng Global Mediacom Sepanjang 2021, Cetak Laba Bersih Rp2,45 Triliun
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) membukukan kenaikan laba bersih naik 36% menjadi Rp2,45 triliun. Kinerja perseroan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) membukukan kenaikan pendapatan bersih sebesar 14% atau Rp13,98 triliun dan laba bersih Rp2,45 triliun. Selain itu, Perseroan mencetak laba kotor sebesar 12% atau Rp6,58 triliun dengan margin laba kotor sebesar 47%.

Baca Juga: Hasil Lengkap RUPST dan RUPSLB MNCN

Kemudian EBITDA 15% menjadi Rp5,51 triliun dan margin EBITDA adalah 39%. Dengan meningkatkan kualitas EBITDA perseroan, maka laba bersih perseroan naik 36% menjadi Rp2,45 triliun. Margin laba bersih juga meningkat dari 15% di tahun lalu menjadi 18% di tahun 2021.

Pencapaian kinerja perseroan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) . Diputuskan dalam RUPST yang digelar hari ini, dana hasil keuntungan nantinya akan digunakan untuk beberapa hal.

"Tidak ada pembagian dividen Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Sisa keuntungan Perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan dan dipergunakan antara lain untuk memperkuat permodalan dan pengembangan usaha terkait digital," ujar Komisaris Utama BMTR, Rosano Barack saat memaparkan hasil RUPST BMTR, Kamis (28/7/2022).

Secara rinci, realisasi penggunaan dana hasil keuntungan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp1 miliar akan dibukukan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Baca Juga: Global Mediacom Tawarkan Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan

Terakhir, direksi memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan penggunaan keuntungan sebagaimana disebutkan di atas, satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal.

RUPST juga menegaskan tidak ada perubahan susunan manajemenPerseroan:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rosano Barack
Komisaris Independen : Mohamed Idwan Ganie
Komisaris Independen : John Aristianto Prasetio
Komisaris Independen : Beti Puspitasari Santoso

Direksi
Direktur Utama : Hary Tanoesoedibjo
Direktur : Syafril Nasution
Direktur : Christophorus Taufik Siswandi
Direktur : Indra Pudjiastuti
Direktur : Ruby Panjaitan

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1863 seconds (11.210#12.26)