Ketakutan Terhadap Ekonomi China Bikin Rupiah Melemah
Senin, 01 Agustus 2022 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Pelemahan rupiah yang terbilang "tipis" hari ini bisa jadi disebabkan oleh daya tahan internal yang cukup kokoh. Salah satunya angka aktivitas manufaktur yang dicerminkan dengan Purchasing Managers' Index (PMI).
Untuk periode Juli 2022, PMI manufaktur Indonesia berada di 51,3, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 50,2 sekaligus jadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Pemesanan baru (new orders) meningkat setelah berada di tingkat yang rendah pada Juni.
"Dunia usaha menyebut peningkatan produksi terjadi seiring tumbuhnya permintaan dari konsumen. Saat permintaan ekspor masih turun, permintaan domestik mampu mengambil alih," jelas Ibrahim.
Selain itu, tingginya harga komoditas menjadi faktor yang membuat fundamental Indonesia saat ini cukup kuat. Neraca perdagangan mencatat surplus 26 bulan beruntun, yang membuat transaksi berjalan juga surplus.
"Pasokan devisa menjadi besar yang membuat nilai tukar rupiah menjadi cukup stabil, tidak mengalami pelemahan tajam seperti mata uang di kawasan Asia lainnya" ujar Ibrahim.
Untuk periode Juli 2022, PMI manufaktur Indonesia berada di 51,3, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 50,2 sekaligus jadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Pemesanan baru (new orders) meningkat setelah berada di tingkat yang rendah pada Juni.
"Dunia usaha menyebut peningkatan produksi terjadi seiring tumbuhnya permintaan dari konsumen. Saat permintaan ekspor masih turun, permintaan domestik mampu mengambil alih," jelas Ibrahim.
Selain itu, tingginya harga komoditas menjadi faktor yang membuat fundamental Indonesia saat ini cukup kuat. Neraca perdagangan mencatat surplus 26 bulan beruntun, yang membuat transaksi berjalan juga surplus.
"Pasokan devisa menjadi besar yang membuat nilai tukar rupiah menjadi cukup stabil, tidak mengalami pelemahan tajam seperti mata uang di kawasan Asia lainnya" ujar Ibrahim.
Lihat Juga :