BUMN PHK Ratusan Karyawan, Erick Thohir: Ada Proses Bisnis yang Salah

Rabu, 03 Agustus 2022 - 15:49 WIB
loading...
BUMN PHK Ratusan Karyawan,...
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap penyebab BUMN melakukan PHK. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal pemutusan hubungan kerja ( PHK ) yang dilakukan sejumlah perusahaan pelat merah sepanjang 2022. Dua perusahaan di antaranya PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS) dan PT Hotel Indonesia Natour (Persero).

Baca juga: 3 Perusahaan Negara yang PHK Ratusan Karyawan, BUMN Zombie Gimana?

Pengurangan karyawan terjadi karena adanya kesalahan proses bisnis. Erick mencatat kekeliruan proses bisnis banyak yang dialami BUMN. Padahal perubahan demografi, tatanan sosial, dan ekonomi mengharuskan perseroan mampu beradaptasi.

Dia mencontohkan kesalahan proses bisnis pernah dialami PT Garuda Indonesia Tbk dan PT Krakatau Steel Tbk. Kedua emiten pelat merah ini pun terpaksa menanggung kerugian yang berarti. Hanya saja, pada kasus dua perusahaan ini, Garuda Indonesia yang terpaksa melakukan PHK.

"Artinya ada proses bisnis yang salah, harus dikoreksi dan harus dilakukan. Sama kasus Krakatau Steel, sama. Kalau Krakatau Steel ini bangkrut, KRAS ini projek Trikora, bagaimana sebagai negara maju yang tahu dan hari ini besi itu masih menjadi fundamental dari pertumbuhan industri. Besinya mahal, cost pembangunan infrastrukturnya mahal," ungkap Erick, Rabu (3/8/2022).

Untuk Aerofood Indonesia, perusahaan telah melakukan PHK terhadap 152 karyawan. Kabar ini mencuat setelah karyawan Aerofood Indonesia yang tergabung dalam Serikat Karyawan Sejahtera ACS mengajukan surat keberatan PHK kepada Direktur Utama Aerofood Indonesia I Wayan Susena.

Serikat Karyawan Sejahtera ACS pun mengklaim bahwa Aerofood Indonesia sudah melakukan PHK secara sepihak. Sikap ini diambil manajemen tanpa adanya kesepakatan dengan pengurus Serikat Pekerja Sekar Sejahtera ACS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Infografis
10 Perusahaan Tekstil...
10 Perusahaan Tekstil yang PHK Karyawan di Awal 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved