Dibayangi Kecemasan Resesi, Harga Minyak Naik Tipis

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 11:32 WIB
loading...
Dibayangi Kecemasan...
Harga minyak hari ini naik tipis. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah atau crude oil hari ini mengalami kenaikan pada perdagangan akhir pekan, Jumat (5/8/2022).

Data perdagangan hingga pukul 09:36 WIB di Intercontinental Exchange (ICE) menunjukkan minyak mentah brent kontrak Oktober tumbuh 0,35% di USD94,45 per barel.

Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) mencatat untuk pengiriman Oktober menanjak 0,35% menjadi USD87,87 per barel.

Secara garis besar kedua benchmark harga minyak tersebut masih tertekan dalam lima hari terakhir, di mana Brent dan WTI masing-masing mengalami koreksi lebih dari 9%. Penurunan tersebut membuat harga keduanya menembus level terendah sejak sebelum agresi Rusia ke Ukraina.

Baca juga: Harga Minyak Nanjak, OPEC+ Kompak Kerek Target Produksi 100 Ribu Bph

Sejumlah analis menilai pasar masih terikat sentimen kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia atau resesi yang membebani permintaan minyak dunia.

"Jika komoditas minyak masih tidak dihargai dalam resesi ekonomi, maka akan bersiap untuk era 'stagflasi' mengingat tingkat pengangguran mulai meningkat dan inflasi tetap tinggi," kata Analis CMC Markets Tina Teng, dilansir Reuters, Jumat (5/8/2022).

Kekhawatiran resesi masih menjadi bayang-bayang pasar minyak menyusul usaha Bank of England menaikkan suku bunga terbesar sejak 1995.

Baca juga: NATO Ungkap Tujuan Utamanya dalam Perang Rusia dan Ukraina

Selain karena resesi, pasar juga akan mencermati laporan ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis dalam waktu dekat ini.

Pasar berekspektasi ada kenaikan nonfarm payrolls sebesar 250.000 pekerjaan untuk periode bulan lalu, setelah naik 372.000 pekerjaan pada Juni 2022.

Kondisi pasar tenaga kerja AS yang serba riskan dapat memicu kekhawatiran terhadap langkah agresif bank sentral AS The Fed. "Ada tanda-tanda bahwa harga tinggi telah mengurangi permintaan," kata analis ANZ dalam sebuah catatan.



Kekhawatiran terhadap pasokan juga diperkirakan semakin meningkat mendekati musim dingin ketika sanksi Uni Eropa yang melarang impor minyak mentah dan produk minyak Rusia melalui laut akan mulai berlaku pada 5 Desember.

Kabar dari timur tengah, para pemimpin OPEC baik Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menyatakan siap untuk meningkatkan produksi jika dunia menghadapi krisis pasokan yang parah pada musim dingin ini.

Sebelumnya, OPEC+ akan menaikkan target produksi minyaknya untuk bulan September sebesar 100.000 barel per hari.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved