Profil George Soros, Tokoh yang Dituding Sebabkan Krisis Moneter Indonesia 1998

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 19:25 WIB
loading...
Profil George Soros,...
George Soros adalah investor kelahiran Hungaria yang dituding sebagai penyebab terjadinya krisis moneter di Indonesia dan juga beberapa negara Asia lainnya pada 1998 silam. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - George Soros adalah investor kelahiran Hungaria yang dituding sebagai penyebab terjadinya krisis moneter di Indonesia dan juga beberapa negara Asia lainnya pada 1998 silam.

Dilansir dari berbagai sumber, pria yang bermukim di Amerika Serikat ini lahir pada 12 Agustus 1930 di Budapest, Hungaria. Dia merupakan seorang spekulan keuangan, investor saham dan aktivis politik.

Baca juga : George Soros Samakan Konflik Ukraina dengan Pengepungan Kota Nazi oleh Soviet

George Soros adalah seorang pendiri dan ketua perusahaan investasi bernama Soros Fund Management LLC. Dia merupakan seorang kapitalis radikal yang juga memiliki perusahaan hedge fund dengan nama Quantum fund yang pernah tercatat menghasilkan return tahunan sebesar 35% selama 25 tahun.

Karena terkenal andal dalam melakukan trade, George Soros masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat tepatnya di urutan ke 56 versi Forbes 2021 dan orang terkaya urutan 162 di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Rekomendasi
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved