Profil George Soros, Tokoh yang Dituding Sebabkan Krisis Moneter Indonesia 1998
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Pada awalnya George Soros tidaklah memiliki banyak uang atau kekuasaan besar sehingga bisa menggerakkan perekonomian suatu negara. Namun dia memiliki aksi yang sangat terkenal terkait pembobolan terhadap Bank of England dalam peristiwa Black Wednesday.
Black Wednesday adalah peristiwa yang dimulai dari sikap tidak maunya Inggris untuk bergabung dalam terbentuknya mata uang tunggal Eropa.
Melihat kondisi ini, George Soros yang merupakan spekulan handal kemudian memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari keuntungan dengan melakukan hedge fund atau dana lindung nilai.
George Soros yakin bahwa Inggris akan menurunkan tingkat suku bunga yang akan melemahkan mata uangnya untuk memulihkan ekonomi negara tersebut.
Setelah tebakannya ini tepat, George Soros akhirnya menjual poundsterling dengan nilai setara dengan USD 6 miliar dan membeli deutsche mark dengan nilai setara USD 7 miliar.
Black Wednesday adalah peristiwa yang dimulai dari sikap tidak maunya Inggris untuk bergabung dalam terbentuknya mata uang tunggal Eropa.
Melihat kondisi ini, George Soros yang merupakan spekulan handal kemudian memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari keuntungan dengan melakukan hedge fund atau dana lindung nilai.
George Soros yakin bahwa Inggris akan menurunkan tingkat suku bunga yang akan melemahkan mata uangnya untuk memulihkan ekonomi negara tersebut.
Setelah tebakannya ini tepat, George Soros akhirnya menjual poundsterling dengan nilai setara dengan USD 6 miliar dan membeli deutsche mark dengan nilai setara USD 7 miliar.
Lihat Juga :