Digitalisasi Bikin Pelatihan SDM Pertanian Sentuh Semua Level
Selasa, 30 Juni 2020 - 10:33 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi memanfaatkan teknologi digital dalam menghasilkan SDM pertanian yang professional, berdaya saing dan berjiwa wirausaha tinggi. Foto/Dok
A
A
A
CIAWI - Pandemi Covid-19 turut mengubah perilaku di semua sektor, termasuk pertanian. Pandemi membuat sentuhan digital kian cepat, termasuk peningkatan kualitas SDM pertanian. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menyiasati hal ini dengan menggelar pelatihan digital.
(Baca Juga: Di Masa Pandemi, Pertanian Menjadi Penyangga Perekonomian Nasional )
Hal tersebut disampaikan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi saat Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Pelatihan Semester I Tahun 2020, di Horison Ultima Bhuvana-Ciawi Bogor, (29/6) yang diikuti 10 kepala UPT Pusat Pelatihan Pertanian lingkup BPPSDMP. Menurut Dedi Nursyamsi, menghadapi era new normal, pelatihan tetap harus berjalan secara optimal.
“Pelatihan harus tetap produktif menghasilkan SDM pertanian yang professional, berdaya saing dan berjiwa wirausaha tinggi. Bagaimana caranya? Tentu melalui metode yang berbeda untuk saat ini. Karena saat ini kita masih ada dalam pandemi covid-19, metodenya melalui virtual,” tuturnya.
Dedi mencontohkan pelatihan Bertani On Cloud yang digelar secara virtual menarik follower yang luar biasa bahkan mencapai ribuan.
“Intensitasnya kita tingkatkan, tema-temanya kita tingkatkan, substansinya juga kita perbaiki terus hingga inovasi teknologi pertanian benar-benar bisa sampai kepada praktisi pertanian dan sampai kepada petani. Utamanya, bagi petani milenial bagaimana memanfaatkan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas mulai dari hulu sampai dengan hilir,” ujarnya.
(Baca Juga: Kementan Optimis Komoditas Hortikultura Dapat Menopang Perekonomian )
(Baca Juga: Di Masa Pandemi, Pertanian Menjadi Penyangga Perekonomian Nasional )
Hal tersebut disampaikan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi saat Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Pelatihan Semester I Tahun 2020, di Horison Ultima Bhuvana-Ciawi Bogor, (29/6) yang diikuti 10 kepala UPT Pusat Pelatihan Pertanian lingkup BPPSDMP. Menurut Dedi Nursyamsi, menghadapi era new normal, pelatihan tetap harus berjalan secara optimal.
“Pelatihan harus tetap produktif menghasilkan SDM pertanian yang professional, berdaya saing dan berjiwa wirausaha tinggi. Bagaimana caranya? Tentu melalui metode yang berbeda untuk saat ini. Karena saat ini kita masih ada dalam pandemi covid-19, metodenya melalui virtual,” tuturnya.
Dedi mencontohkan pelatihan Bertani On Cloud yang digelar secara virtual menarik follower yang luar biasa bahkan mencapai ribuan.
“Intensitasnya kita tingkatkan, tema-temanya kita tingkatkan, substansinya juga kita perbaiki terus hingga inovasi teknologi pertanian benar-benar bisa sampai kepada praktisi pertanian dan sampai kepada petani. Utamanya, bagi petani milenial bagaimana memanfaatkan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas mulai dari hulu sampai dengan hilir,” ujarnya.
(Baca Juga: Kementan Optimis Komoditas Hortikultura Dapat Menopang Perekonomian )
Lihat Juga :