Erick Thohir: Korupsi dari Zaman Dulu Sampai Sekarang Ada
Kamis, 18 Agustus 2022 - 16:06 WIB
loading...
Menteri Erick Thohir mewanti-wanti adanya korupsi di internal perusahaan pelat merah. Memasuki kuartal II 2022, Kejagung telah menetapkan sejumlah eks petinggi BUMN sebagai tersangka dugaan kasus korupsi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mewanti-wanti adanya korupsi di internal perusahaan pelat merah. Pasalnya tindak pidana tersebut berdampak signifikan bagi bisnis perusahaan.
Baca Juga: Bersih-bersih BUMN Bukan Sekadar Jargon, Erick Thohir: Mohon Dukungan dan Doa
Erick Thohir menilai korupsi akan membuat BUMN menjadi tidak sehat dan merugi. Akibatnya, perseroan tidak dapat memberikan kontribusi maksimal kepada bangsa dan negara. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa sepertiga perekonomian nasional berasal dari BUMN.
"Artinya, kalau BUMN-nya korupsi sehingga tidak sehat, bagaimana BUMN bisa menjadi sebuah korporasi yang baik dan bisa menjadi bagian ketika pemerintah mengintervensi kebijakan dengan kebijakan-kebijakan jika terjadi ketidakseimbangan," ungkap Erick Thohir di Jakarta, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga: Bersih-bersih Dapen BUMN, Erick Thohir Khawatir Kasus Jiwasraya Terulang Lagi
Erick mengaku korupsi telah membudaya, lantaran telah dilakukan sejak zaman dulu hingga saat ini. Meski begitu, dia optimis bila program 'Bersih-Bersih BUMN' dapat meminimalisir tindak melanggar hukum ini di perusahaan BUMN.
Dia memahami korupsi di BUMN adalah tindakan mencuri uang rakyat dan negara, karenanya praktik tersebut sangat menyakitkan hari.
Baca Juga: Bersih-bersih BUMN Bukan Sekadar Jargon, Erick Thohir: Mohon Dukungan dan Doa
Erick Thohir menilai korupsi akan membuat BUMN menjadi tidak sehat dan merugi. Akibatnya, perseroan tidak dapat memberikan kontribusi maksimal kepada bangsa dan negara. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa sepertiga perekonomian nasional berasal dari BUMN.
"Artinya, kalau BUMN-nya korupsi sehingga tidak sehat, bagaimana BUMN bisa menjadi sebuah korporasi yang baik dan bisa menjadi bagian ketika pemerintah mengintervensi kebijakan dengan kebijakan-kebijakan jika terjadi ketidakseimbangan," ungkap Erick Thohir di Jakarta, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga: Bersih-bersih Dapen BUMN, Erick Thohir Khawatir Kasus Jiwasraya Terulang Lagi
Erick mengaku korupsi telah membudaya, lantaran telah dilakukan sejak zaman dulu hingga saat ini. Meski begitu, dia optimis bila program 'Bersih-Bersih BUMN' dapat meminimalisir tindak melanggar hukum ini di perusahaan BUMN.
Dia memahami korupsi di BUMN adalah tindakan mencuri uang rakyat dan negara, karenanya praktik tersebut sangat menyakitkan hari.
Lihat Juga :