SWI Kembali Berangus 13 Investasi dan 78 Pinjol Bodong
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 07:00 WIB
loading...
SWI terus melakukan tugasnya melindungi masyarakat dari aplikasi investasi dan pinjol bodong. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pada Agustus 2022, Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 13 entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin dan 71 pinjaman online ( pinjol ) ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemblokiran terhadap situs/website/aplikasi 84 entitas ilegal tersebut dan menyampaikan laporan informasi ke Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Lagi! SWI Temukan 10 Entitas Investasi Bodong dan 100 Pinjol Ilegal
“SWI bertindak cepat mencari dan kemudian memblokir entitas investasi ilegal dan pinjol ilegal yang informasinya kami dapat dari data crawling melalui big data center aplikasi Waspada Investasi,” ujarnya melalui pernyataan resmi yang dikutip oleh MPI, Jumat (26/8/22).
Dia menambahkan bahwa penanganan terhadap investasi dan pinjol ilegal dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota SWI dari 12 kementerian/lembaga. Upaya itu senantiasa dilakukan SWI untuk mewujudkan kehadirannya sebagai pelindung masyarakat agar terhindar dari kegiatan keuangan yang tidak memiliki perizinan.
Selain itu, Tongam juga membantah informasi yang beredar di masyarakat bahwa SWI melarang korban investasi ilegal menarik dananya dari entitas tersebut.
Baca juga: Lagi! SWI Temukan 10 Entitas Investasi Bodong dan 100 Pinjol Ilegal
“SWI bertindak cepat mencari dan kemudian memblokir entitas investasi ilegal dan pinjol ilegal yang informasinya kami dapat dari data crawling melalui big data center aplikasi Waspada Investasi,” ujarnya melalui pernyataan resmi yang dikutip oleh MPI, Jumat (26/8/22).
Dia menambahkan bahwa penanganan terhadap investasi dan pinjol ilegal dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota SWI dari 12 kementerian/lembaga. Upaya itu senantiasa dilakukan SWI untuk mewujudkan kehadirannya sebagai pelindung masyarakat agar terhindar dari kegiatan keuangan yang tidak memiliki perizinan.
Selain itu, Tongam juga membantah informasi yang beredar di masyarakat bahwa SWI melarang korban investasi ilegal menarik dananya dari entitas tersebut.
Lihat Juga :