Lagi! SWI Temukan 10 Entitas Investasi Bodong dan 100 Pinjol Ilegal

Jum'at, 29 Juli 2022 - 21:26 WIB
loading...
Lagi! SWI Temukan 10 Entitas Investasi Bodong dan 100 Pinjol Ilegal
Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 10 entitas investasi ilegal dan 100 pinjaman online (Pinjol) ilegal, cek ini daftarnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 10 entitas investasi ilegal dan 100 pinjaman online (Pinjol) ilegal . Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing mengatakan, SWI telah memanggil dan meminta penghentian kegiatan.

Baca Juga: Hindari Terjebak Pinjol Ilegal, Begini Cara Ngeceknya

Selain itu SWI juga meminta pengembalian dana masyarakat yang telah dihimpun kepada beberapa entitas yang diduga telah melakukan penawaran investasi tanpa izin dari regulator.

"Pemberantasan terhadap investasi ilegal sangat tergantung pada peran serta masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak terigur dengan penawaran bunga tinggi dan harus mempertimbangkan aspek legalitas dan kewajaran dari entitas dan produk yang ditawarkan," kata Longam dalam keterangan pers, Jumat (29/7/2022).

Baca Juga: Wagub DKI Imbau Masyarakat Waspadai Investasi Ilegal

Tercatat, SWI kembali menemukan 10 entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin dengan rincian 5 entitas melakukan money game, 1 entitas melakukan kegiatan forex dan robot trading tanpa izin, 3 entitas melakukan kegiatan perdagangan aset kripto tanpa izin sedangkan 1 entitas melakukan investasi ilegal jenis lain.

Longam menuturkan, masyarakat dapat melakukan pengecekan legalitas dengan mengunjungi website dari otoritas yang mengawasi atau melakukan pengecekan dalam list entitas yang dihentikan oleh SWI melalui minisite waspada investasi https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id/alert-portal/Pages/default.aspx.

Berikut merupakan 10 daftar investasi ilegal yang ditutup SWI:

Money game:
- PT Enel Kekuatan Hijau
- AGT Kantors/Advance Global Technologies
- Ace Gold/Ace Emas
- RichNewB
- Quantum Metal

Robot Trading:
- PT Pusat Teknologi Indonesia
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1354 seconds (10.55#12.26)