Tarif Ojol Dinilai Naik Terlalu Tinggi, Survei Ungkap Kemampuan Konsumen
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 21:20 WIB
loading...
Kenaikan tarif minimum dan tarif per kilometer ojek online (Ojol) di tiga zonasi dinilai oleh konsumen terlalu tinggi dalam sebuah survei berjudul, Persepsi Konsumen Terhadap Kenaikan Tarif Ojek Daring di Indonesia,. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kenaikan tarif minimum dan tarif per kilometer ojek daring atau ojek online (Ojol) di tiga zonasi dinilai oleh konsumen terlalu tinggi. Hal itu ditunjukan oleh survei terbaru Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) yang berjudul, “Persepsi Konsumen Terhadap Kenaikan Tarif Ojek Daring di Indonesia,”.
Baca Juga: Tarif Ojol Baru Efektif Berlaku 29 Agustus 2022, Asosiasi Minta Operator Taat
Dalam survei itu mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen atau sekitar 73,8% meminta pemerintah mengkaji ulang tingkat kenaikan tarif ojol tersebut. Banyak konsumen yang menilai bahwa kebijakan tarif baru terlalu mahal, batasan tarif per zona juga tidak mencerminkan daya beli masyarakat di masing-masing wilayah, dan tarif yang sudah berlaku sekarang dinilai sudah sesuai.
Ketua Tim Peneliti, Rumayya Batubara menjelaskan bahwa riset yang dilakukan oleh pihaknya merupakan riset lanjutan dari riset sebelumnya mengenai tarif ojek daring di tahun 2019. Karena industri ojek daring adalah multi-sided market.
Baca Juga: Hidup Lagi Susah, Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Ojol
Baca Juga: Tarif Ojol Baru Efektif Berlaku 29 Agustus 2022, Asosiasi Minta Operator Taat
Dalam survei itu mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen atau sekitar 73,8% meminta pemerintah mengkaji ulang tingkat kenaikan tarif ojol tersebut. Banyak konsumen yang menilai bahwa kebijakan tarif baru terlalu mahal, batasan tarif per zona juga tidak mencerminkan daya beli masyarakat di masing-masing wilayah, dan tarif yang sudah berlaku sekarang dinilai sudah sesuai.
Ketua Tim Peneliti, Rumayya Batubara menjelaskan bahwa riset yang dilakukan oleh pihaknya merupakan riset lanjutan dari riset sebelumnya mengenai tarif ojek daring di tahun 2019. Karena industri ojek daring adalah multi-sided market.
Baca Juga: Hidup Lagi Susah, Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Ojol
Lihat Juga :