Wall Street Melemah di Akhir Agustus Dibayangi Tren Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 01 September 2022 - 06:46 WIB
loading...
Wall Street Melemah...
Wall Street mengakhiri bulan ke delapan dengan penurunan harian keempat berturut-turut pada perdagangan Rabu (31/8/2022) waktu setempat. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street mengakhiri bulan ke delapan dengan penurunan harian keempat berturut-turut pada perdagangan Rabu (31/8/2022) waktu setempat. Hal itu memperkuat kinerja Agustus terlemah dalam tujuh tahun karena kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga agresif dari Federal Reserve atau The Fed terus berlanjut.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (DJI) melemah 280,44 poin yang setara dengan 0,88% menjadi 31.510,43, sedangkan S&P 500 (.SPX) kehilangan 31,16 poin atau 0,78% ke posisi 3.955. Sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) turun 66,93 poin atau 0,56% menjadi 11.816,20.

Baca Juga: Wall Street Merosot Saat Investor Mencemaskan Fed Bakal Agresif

Untuk bulan Agustus saja, Dow Jones sudah turun 4,06%, S&P 500 kehilangan 4,24% dan Nasdaq turun 4,64%. Menambah kekhawatiran investor, beberapa saham juga menuju ke periode historis yang lemah untuk pasar pada bulan September.

Sektor yang paling tertekan adalah penurunan di sektor teknologi (.SPLRCT), dan lebih khusus lagi pembuat chip (.SOX), setelah perkiraan lemah dari Seagate (STX.O) dan HP Inc .

Tiga indeks utama mengalami penurunan persentase bulanan terbesar pada Agustus sejak 2015. Setelah mencapai level tertinggi empat bulan pada pertengahan Agustus, S&P 500 tersandung dalam beberapa pekan terakhir, turun lebih dari 8% hingga penutupan Rabu dan jatuh melalui beberapa indeks yang diawasi ketat tingkat dukungan teknis.

Tekanan jual dipercepat setelah pernyataan hawkish Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Jumat lalu tentang menjaga kebijakan moneter ketat "untuk beberapa waktu" menghancurkan harapan kenaikan suku bunga yang lebih moderat, dengan indeks acuan turun lebih dari 5% selama empat sesi perdagangan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
4 Fakta Pohon Gharqad,...
4 Fakta Pohon Gharqad, Persembunyian Bangsa Yahudi di Akhir Zaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved