Jelang Pertemuan OPEC+ Minggu Depan, Harga Minyak Dunia Memanas
Sabtu, 03 September 2022 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ukraina Sebut 200 Tentara Rusia Tewas dalam Serangan Balik di Kherson
Sementara itu, Iran mengatakan telah mengirim tanggapan konstruktif terhadap proposal AS yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan kekuatan dunia. Amerika Serikat memberikan penilaian yang kurang positif. Berita itu membuat beberapa investor skeptis bahwa kesepakatan sudah dekat, yang mendukung harga minyak, kata Phil Flynn, seorang analis di grup Price Futures di Chicago.
"Ada sedikit kepercayaan diri bahwa kita akan mendapatkan kesepakatan dengan Iran dan itu mengarah pada short-covering," kata Flynn.
Para menteri keuangan G7 sepakat pada hari Jumat untuk mengenakan batas harga pada minyak Rusia, tetapi memberikan beberapa rincian baru untuk rencana yang bertujuan membatasi pendapatan untuk perang Moskow di Ukraina sambil menjaga minyak mentah mengalir untuk menghindari lonjakan harga.
Sementara itu, Iran mengatakan telah mengirim tanggapan konstruktif terhadap proposal AS yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan kekuatan dunia. Amerika Serikat memberikan penilaian yang kurang positif. Berita itu membuat beberapa investor skeptis bahwa kesepakatan sudah dekat, yang mendukung harga minyak, kata Phil Flynn, seorang analis di grup Price Futures di Chicago.
"Ada sedikit kepercayaan diri bahwa kita akan mendapatkan kesepakatan dengan Iran dan itu mengarah pada short-covering," kata Flynn.
Para menteri keuangan G7 sepakat pada hari Jumat untuk mengenakan batas harga pada minyak Rusia, tetapi memberikan beberapa rincian baru untuk rencana yang bertujuan membatasi pendapatan untuk perang Moskow di Ukraina sambil menjaga minyak mentah mengalir untuk menghindari lonjakan harga.
(nng)
Lihat Juga :