Jelang Pertemuan OPEC+ Minggu Depan, Harga Minyak Dunia Memanas

Sabtu, 03 September 2022 - 07:30 WIB
loading...
Jelang Pertemuan OPEC+...
Ilustrasi kilang minyak. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga minyak ditutup mengalami penguatan di tengah ekspektasi bahwa OPEC+ akan membahas pengurangan produksi pada pertemuan pada 5 September. Namun demikian kekhawatiran atas pembatasan Covid-19 China dan pelemahan ekonomi global tetap membayangi pasar.

Melansir Reuters, pada Jumat (2/9) harga minyak mentah Brent berjangka untuk kontrak pengiriman November 2022 ditutup naik 66 sen ke USD93,02 per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober 2022 ditutup menguat 26 sen ke USD86,87 per barel.

Baca Juga: Dikabarkan Naik, Berikut Harga BBM Pertalite dan Pertamax per 1 September 2022

Berdasarkan patokan tersebut harga minyak mencetak penurunan 3% ke posisi terendah dua minggu. Brent membukukan penurunan mingguan sebesar 7,9%, dan WTI koreksi 6,7% sepanjang pekan ini. Adapun grafik mingguan menunjukkan bahwa minyak mentah berjangka AS melampaui tertinggi minggu lalu dan sejak itu mundur, dan ditutup di bawah level penutupan minggu lalu.

"Ketika Anda mengambil minggu tertinggi dan terendah mingguan dan kemudian ditutup lebih rendah, itu adalah pembalikan turun dan menjadi sinyal bahwa ada kelemahan, dan itu memberi tahu Anda bahwa itu adalah pasar yang lemah," kata ahli strategi pasar senior RJO Futures di Chicago Eli Tesfaye.

OPEC+ dijadwalkan bertemu pada 5 September dengan latar belakang penurunan permintaan yang diperkirakan, meskipun produsen utama Arab Saudi mengatakan pasokan tetap ketat. OPEC+ kemungkinan akan mempertahankan kuota produksi minyak tidak berubah untuk Oktober pada pertemuan Senin, tiga sumber OPEC+ mengatakan, meskipun beberapa sumber tidak akan mengesampingkan pengurangan produksi untuk meningkatkan harga yang telah turun dari level tertinggi yang dicapai awal tahun ini.

Pada pekan ini, OPEC+ merevisi keseimbangan pasar untuk tahun ini dan sekarang melihat permintaan tertinggal dari pasokan sebesar 400.000 barel per hari (bph), dibandingkan perkiraan 900.000 bph sebelumnya. Kelompok produsen memperkirakan defisit pasar sebesar 300.000 bph dalam kasus dasarnya untuk tahun 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Rekomendasi
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved