Pertama dalam Sejarah Target Pajak di Atas Rp2.000 Triliun, Begini Kata Sri Mulyani
Senin, 05 September 2022 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Sri Mulyani Happy Penerimaan Pajak Triwulan I 2022 Capai Rp322,46 Triliun
Dengan kondisi global ke depannya, ketidakpastian dan risiko global, dia menyebutkan bahwa dalam membuat proyeksi 2023 pihaknya harus sangat hati-hati supaya menjaga kemungkinan yang bisa terjadi dalam situasi yang serba tidak menentu.
"Oleh karena itu, tahun 2023 dengan gambar kurva kuning yang seperti roller coaster ini growth untuk tahun depan dipasang di 4,8%, tahun 2023 pertama kali ditargetkan perpajakan di atas Rp2.000 triliun, terdiri dari kepabeanan, pajak, dengan pertumbuhan yang relatif konservatif. Karena kita melihat pertumbuhan dua tahun berturut-turut, 2021 dan 2022 itu akan ternormalisasi dengan ancaman terjadinya resesi global dengan inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga," pungkas Sri Mulyani.
Dengan kondisi global ke depannya, ketidakpastian dan risiko global, dia menyebutkan bahwa dalam membuat proyeksi 2023 pihaknya harus sangat hati-hati supaya menjaga kemungkinan yang bisa terjadi dalam situasi yang serba tidak menentu.
"Oleh karena itu, tahun 2023 dengan gambar kurva kuning yang seperti roller coaster ini growth untuk tahun depan dipasang di 4,8%, tahun 2023 pertama kali ditargetkan perpajakan di atas Rp2.000 triliun, terdiri dari kepabeanan, pajak, dengan pertumbuhan yang relatif konservatif. Karena kita melihat pertumbuhan dua tahun berturut-turut, 2021 dan 2022 itu akan ternormalisasi dengan ancaman terjadinya resesi global dengan inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga," pungkas Sri Mulyani.
(akr)
Lihat Juga :