Pertama dalam Sejarah Target Pajak di Atas Rp2.000 Triliun, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 05 September 2022 - 13:29 WIB
loading...
Pertama dalam Sejarah...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa penerimaan perpajakan Indonesia sudah kembali ke level pra-pandemi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa penerimaan pajak Indonesia sudah kembali ke level pra-pandemi. Pemulihan ekonomi, tingginya harga komoditas, dan reformasi perpajakan turut mendorong peningkatan penerimaan perpajakan.

"Reform dari sisi perpajakan dari sisi legislasi yaitu UU yang terus kita perbaiki karena kita dihadapkan dengan kondisi global yang sangat dinamis, entah itu karena masalah teknologi digital dan globalisasi, entah itu global taxation regime, berhubungan dengan membatasi atau melawan terjadinya praktik tax avoidance, itu semuanya harus menjadi perhatian kita, karena mobilitas manusia dan capital menyebabkan lalu lintas manusia, kegiatan ekonomi, dan capital menjadi tantangan dalam tax collection yang adil," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Baca Juga: Penerimaan Pajak Tembus Rp868,3 Triliun di Semester I/2022

Tak hanya itu, ada berbagai persetujuan atau pengaturan pajak secara regional dan global yang perlu diperhatikan. Ini kemudian terus direfleksikan pihaknya dalam berbagai update legislasi atau peraturan perpajakan Indonesia.

"Di sisi lain, penerimaan pajak kita juga sangat ditentukan oleh kondisi perekonomian, termasuk Indonesia sebagai ekonomi yang memiliki natural resources, maka harga komoditas juga memberikan kontribusi," ungkap Sri.

Baca Juga: Sri Mulyani Happy Penerimaan Pajak Triwulan I 2022 Capai Rp322,46 Triliun

Dengan kondisi global ke depannya, ketidakpastian dan risiko global, dia menyebutkan bahwa dalam membuat proyeksi 2023 pihaknya harus sangat hati-hati supaya menjaga kemungkinan yang bisa terjadi dalam situasi yang serba tidak menentu.

"Oleh karena itu, tahun 2023 dengan gambar kurva kuning yang seperti roller coaster ini growth untuk tahun depan dipasang di 4,8%, tahun 2023 pertama kali ditargetkan perpajakan di atas Rp2.000 triliun, terdiri dari kepabeanan, pajak, dengan pertumbuhan yang relatif konservatif. Karena kita melihat pertumbuhan dua tahun berturut-turut, 2021 dan 2022 itu akan ternormalisasi dengan ancaman terjadinya resesi global dengan inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga," pungkas Sri Mulyani.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Kepatuhan Pajak Butuh...
Kepatuhan Pajak Butuh Kepercayaan Publik, Bukan hanya Teknologi
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026, Ringankan Beban Wajib Pajak
Petisi Penugasan Ulang...
Petisi Penugasan Ulang Ditolak, Cha Eun-woo Tetap di Band Militer
Rekomendasi
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved