Komisi XI DPR Pertanyakan Kelebihan Bayar Rp39,2 Miliar ke Dapen OJK

Kamis, 08 September 2022 - 21:10 WIB
loading...
Komisi XI DPR Pertanyakan...
Kelebihan bayar ke Dapen OJK dipertanyakan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menjawab pertanyaan anggota Komisi XI DPR mengenai kelebihan pembayaran Dana Pensiun OJK sebesar Rp39,2 miliar. Memang, sesuai laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan OJK 2021 yang disampaikan oleh BPK terdapat kelebihan pembayaran beban imbalan pasca-kerja iuran pasti 2021.

Baca juga: Diberondong Soal Masalah Asuransi, Bos OJK: Jangan Anggap Tak Punya Prospek Lagi

Mirza mengungkapkan dalam LHP tersebut BPK merekomendasikan tidak membayar iuran ke Dana Pensiun OJK pada 2022 hingga seluruh kelebihan iuran pemberi kerja 2021 habis diperhitungkan sebagai iuran pemberi kerja 2022. Menurut Mirza sesuai dengan keputusan RDK 10 Agustus 2022, sisa anggaran sebesar Rp39,2 miliar akan digunakan untuk kegiatan pokok OJK.

"Seperti kegiatan operasional, kegiatan administratif dan kegiatan pengadaan aset. Termasuk pemenuhan kewajiban perpajakan kepada negara," ujarnya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR, Kamis (8/9/2022).

Dia merinci untuk operasional Rp5,95 miliar untuk pelaksanaan tugas OJK antara lain penguatan transformasi ekonomi digital dan pengawasan on site daerah dan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD). Lalu untuk administratif Rp30,02 miliar untuk pemenuhan kebutuhan kewajiban perpajakan masa Desember 2022, initial cost operational kantor baru OJK dan cost sharing. Ada juga untuk pengadaan aset Rp3,23 miliar dalam rangka renovasi gedung atau kantor di daerah.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Didi Irawadi, mempertanyakan penggunaan dana tersebut untuk operasional. Dia meminta OJK untuk membuat rincian terkait penggunaan dana tersebut.

"Bisa dibuatkan rincian secara tertulis dengan detail. Operasional mau digunakan untuk apa, beli bensin, ATK atau apa. Pengadaan aset bagaimana dan daerah mana yang perlu diperbaiki?" ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi XI Fraksi Partai Nasdem, Fauzi Amro, menanyakan apakah anggaran Rp39 miliar ini bisa digunakan untuk penanganan kasus industri jasa keuangan atau kasus lainnya.

"Apa itu tidak bisa digunakan untuk penanganan kasus industri jasa keuangan atau yang lainnya?" Kata Fauzi.

Sedangkan anggota Komisi XI DPR Fraksi PDIP Dolfie OFP menanyakan dari mana anggaran Rp39,2 miliar tersebut.

"Ini dari mana tiba-tiba minta penyesuaian, asal usulnya dari mana?," ujarnya.

Baca juga: 4 Artis Indonesia yang Tak Aktif di Media Sosial, Didominasi Aktor Ternama

Menanggapi pertanyaan dari Dolfie, Mirza menjelaskan bahwa kelebihan bayar tersebut berasal dari biaya administratif.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komisi XI DPR...
Ketua Komisi XI DPR Ungkap Dampak Besar Kunjungan Prabowo ke Jepang bagi Ekonomi RI
BEI Tepis Kekhawatiran...
BEI Tepis Kekhawatiran Masuknya Dana Pensiun dan Asuransi ke Pasar Saham
Limit Investasi Dana...
Limit Investasi Dana Pensiun dan Asuransi Tambah Besar, Awas! Kasus Asabri Bisa Terulang
OJK Ikut Keluarkan Aturan...
OJK Ikut Keluarkan Aturan Baru Dana Pensiun, Ini Poin Lengkapnya
Terungkap! Ini Fakta...
Terungkap! Ini Fakta Aturan Dana Pensiun ASN, TNI, dan Polri yang Berlaku Mulai 2026
Purbaya Terbitkan Aturan...
Purbaya Terbitkan Aturan Baru Dana Pensiun, Apa Dampaknya Buat ASN, TNI dan Polri?
Anggota Baleg DPR Usul...
Anggota Baleg DPR Usul Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru
Survei Sun Life Indonesia:...
Survei Sun Life Indonesia: Kesenjangan Pensiun di Indonesia, Antara Pilihan dan Kewajiban
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved