Harga BBM Naik, Pengembang Optimistis Tak Ganggu Pasar Properti
Rabu, 07 September 2022 - 19:40 WIB
loading...
Pengembang Widari Village yakin penjualannya tak terganggu meski harga BBM Naik. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pasca-naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) , pengembang properti tetap optimistis pasar perumahan tak akan terganggu. Anton Sugianta, Direktur Wida Agung Group yang saat ini memasarkan Widari Village di kawasan Legok, Tangerang, Banten, menyatakan, pasar tetap ada karena produk yang ditawarkan untuk end user.
Baca juga: Ini Kekhawatiran Terbesar Para Pencicil Rumah Terkait Kebijakan BI
Menurutnya, segmen end user potensinya cukup besar, dan dibuktikan dengan kesuksesan memasarkan Widari Village tahap I saat pandemi di 2021 lalu. “Pertama kali diluncurkan setahun lalu saat pandemi sedang tinggi-tingginya, puji syukur hingga kini sudah terjual 250 unit. Saat ini kita siapkan proses serah terima kunci unit rumahnya dan kita siapkan pemasaran tahap II, kita lihat tetap ada peluang,” imbuhnya, Rabu (7/9/2022).
Sementara itu Konsultan Pemasaran Rita Megawati (LJ Hooker Gading Serpong) yang menjadi kordinator pemasaran Widari Village menegaskan bahwa suksesnya penjualan tahap I ini salah satunya didukungan perbankan. Bank yang bekerja sama dengan Widari Village memberikan banyak penawaran yang memudahkan konsumen.
“Uang muka rendah dan juga ada yang memberikan cicilan flat selama 10 tahun. Ini membantu kita dalam memasarkan Widari Village yang kebanyakan konsumennya adalah milenial,” jelasnya.
Menurut Rita dalam pemasaran tahap II Wida Agung Group menawarkan kemudahan dengan diskon booking fee 50%. Untuk tipe rumah 1 lantai konsumen hanya membayar Rp2,5 juta, dan untuk 2 lantai Rp5 juta dan konsumen pun berhak mendapatkan hadiah langsung berupa I unit AC untuk semua tipe rumah.
“Selain itu kita juga siapkan promo KPR spesial dengan cara bayar All in One dengan program DP 0% yang di dalamnya sudah termasuk semua biaya seperti PPN, pajak pembeli untuk AJB (Akta Jual Beli) dan balik nama. Kelebihan lainnya proses AJB di Widari Village hanya 2 tahun karena sudah pecah sertifikat, beda dengan developer lain,” imbuh Rita.
Baca juga: Ini Kekhawatiran Terbesar Para Pencicil Rumah Terkait Kebijakan BI
Menurutnya, segmen end user potensinya cukup besar, dan dibuktikan dengan kesuksesan memasarkan Widari Village tahap I saat pandemi di 2021 lalu. “Pertama kali diluncurkan setahun lalu saat pandemi sedang tinggi-tingginya, puji syukur hingga kini sudah terjual 250 unit. Saat ini kita siapkan proses serah terima kunci unit rumahnya dan kita siapkan pemasaran tahap II, kita lihat tetap ada peluang,” imbuhnya, Rabu (7/9/2022).
Sementara itu Konsultan Pemasaran Rita Megawati (LJ Hooker Gading Serpong) yang menjadi kordinator pemasaran Widari Village menegaskan bahwa suksesnya penjualan tahap I ini salah satunya didukungan perbankan. Bank yang bekerja sama dengan Widari Village memberikan banyak penawaran yang memudahkan konsumen.
“Uang muka rendah dan juga ada yang memberikan cicilan flat selama 10 tahun. Ini membantu kita dalam memasarkan Widari Village yang kebanyakan konsumennya adalah milenial,” jelasnya.
Menurut Rita dalam pemasaran tahap II Wida Agung Group menawarkan kemudahan dengan diskon booking fee 50%. Untuk tipe rumah 1 lantai konsumen hanya membayar Rp2,5 juta, dan untuk 2 lantai Rp5 juta dan konsumen pun berhak mendapatkan hadiah langsung berupa I unit AC untuk semua tipe rumah.
“Selain itu kita juga siapkan promo KPR spesial dengan cara bayar All in One dengan program DP 0% yang di dalamnya sudah termasuk semua biaya seperti PPN, pajak pembeli untuk AJB (Akta Jual Beli) dan balik nama. Kelebihan lainnya proses AJB di Widari Village hanya 2 tahun karena sudah pecah sertifikat, beda dengan developer lain,” imbuh Rita.
Lihat Juga :