Berlaku Hari Ini! Jangan Kaget Bayar Ojol Lebih Mahal
Sabtu, 10 September 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Kenaikan tarif ojol itu dilakukan usai pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan solar pada Sabtu pekan lalu (3/9/2022). Harga Pertalite naik dari Rp6.750 menjadi Rp10.000 per liter, sedangkan harga solar naik dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.
"Komponen penghitungan jasa ojol itu ada biaya langsung dan biaya tidak langsung. Untuk komponen biaya jasa ojol, ada tiga komponen, yaitu biaya atau pengemudi, yaitu kenaikan UMR, asuransi pengemudi, jasa minimal order 4 km, dan kenaikan harga BBM," tambah Hendro.
Besaran kenaikan tarif ojol ditetapkan berdasarkan sistem zonasi, yaitu zona I, zona II, dan zona III. Tarif ojol yang baru ini meliputi kenaikan pada komponen biaya jasa batas bawah, biaya jasa batas atas, serta biaya jasa minimal per 4 Km pertama.
Berikut besaran tarif berdasarkan zona:
Zona I yang meliputi Sumatra dan sekitarnya; Jawa dan sekitarnya (selain Jabodetabek) dan Bali: besaran tarif batas bawah Rp2.000/ km, batas atas Rp2.500/ km, dan tarif minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp8.000 sampai dengan Rp10.000.
"Komponen penghitungan jasa ojol itu ada biaya langsung dan biaya tidak langsung. Untuk komponen biaya jasa ojol, ada tiga komponen, yaitu biaya atau pengemudi, yaitu kenaikan UMR, asuransi pengemudi, jasa minimal order 4 km, dan kenaikan harga BBM," tambah Hendro.
Besaran kenaikan tarif ojol ditetapkan berdasarkan sistem zonasi, yaitu zona I, zona II, dan zona III. Tarif ojol yang baru ini meliputi kenaikan pada komponen biaya jasa batas bawah, biaya jasa batas atas, serta biaya jasa minimal per 4 Km pertama.
Berikut besaran tarif berdasarkan zona:
Zona I yang meliputi Sumatra dan sekitarnya; Jawa dan sekitarnya (selain Jabodetabek) dan Bali: besaran tarif batas bawah Rp2.000/ km, batas atas Rp2.500/ km, dan tarif minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp8.000 sampai dengan Rp10.000.
Lihat Juga :