Harga Semen di Papua Melonjak Jadi Rp650.000 per Sak Gara-gara BBM Naik
Sabtu, 10 September 2022 - 15:40 WIB
loading...
Kenaikan harga BBM berimbas kepada lonjakan harga semen di Papua menjadi Rp650.000 per sak dari sebelumnya yang dipatok Rp450.000. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) berimbas kepada lonjakan harga semen di Papua menjadi Rp650.000 per sak dari sebelumnya dipatok Rp450.000. Ketua Komisi B DPRD Jayawijaya, Iwan Asso menuturkan, tidak hanya harga semen yang meningkat tetapi juga harga kebutuhan lainnya ikut terkerek naik.
"Semen yang awalnya Rp 450 ribu, hari ini sudah naik menjadi Rp 650 ribu. Ini akibat dari yang terjadi di pusat (penetapan harga BBM terbaru)," kata Iwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/9/2022).
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Melonjak Imbas BBM Naik, Wapres Sebut Hanya Sementara
Harga bahan pokok di kios-kios pasar, kata dia, juga telah meningkat dan dirasakan oleh masyarakat sekitar. Begitu juga dengan tarif angkutan umum baik darat, penyeberangan, laut, maupun udara.
DPRD Jayawijaya, ucap Iwan, akan meminta dinas memantau fluktuasi harga komoditas untuk mencegah terjadinya inflasi tinggi. "Kami di komisi akan panggil dinas terkait, lakukan pertemuan untuk antisipasi melonjak harga yang terjadi," katanya
Pada Kamis, 8 September, mahasiswa Jayawijaya melakukan demo menolak kenaikan harga BBM. DPRD berjanji meneruskan tuntutan mahasiswa kepada pimpinan tertinggi.
"Aksi itu bentuk kekecewaan rakyat terhadap kebijakan pemerintah pusat dan kami mendukung untuk menyuarakan aspirasi itu," terangnya.
"Semen yang awalnya Rp 450 ribu, hari ini sudah naik menjadi Rp 650 ribu. Ini akibat dari yang terjadi di pusat (penetapan harga BBM terbaru)," kata Iwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/9/2022).
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Melonjak Imbas BBM Naik, Wapres Sebut Hanya Sementara
Harga bahan pokok di kios-kios pasar, kata dia, juga telah meningkat dan dirasakan oleh masyarakat sekitar. Begitu juga dengan tarif angkutan umum baik darat, penyeberangan, laut, maupun udara.
DPRD Jayawijaya, ucap Iwan, akan meminta dinas memantau fluktuasi harga komoditas untuk mencegah terjadinya inflasi tinggi. "Kami di komisi akan panggil dinas terkait, lakukan pertemuan untuk antisipasi melonjak harga yang terjadi," katanya
Pada Kamis, 8 September, mahasiswa Jayawijaya melakukan demo menolak kenaikan harga BBM. DPRD berjanji meneruskan tuntutan mahasiswa kepada pimpinan tertinggi.
"Aksi itu bentuk kekecewaan rakyat terhadap kebijakan pemerintah pusat dan kami mendukung untuk menyuarakan aspirasi itu," terangnya.
Lihat Juga :