Isu Bank Bermasalah, Nasabah Diminta Jangan Termakan Hoaks
Kamis, 02 Juli 2020 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia juga mengatakan di saat seperti ini masyarakat harus menaruh rasa percaya lebih kepada otoritas dan pemerintah. Kepercayaan diperlukan apalagi dalam kondisi genting seperti ini. "Apabila masyarakat tidak percaya kepada pemerintah dan otoritas lalu harus percaya siapa lagi," tandas dia.
Sementara itu Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menegaskan bahwa tidak ada bank yang bermasalah di negara Indonesia saat ini. Terlebih lagi untuk bank-bank besar. Bahkan seperti Bank Bukopin sudah ada solusinya karena pemerintah pasti tidak tinggal diam.
"Pemerintah sangat memperhatikan sektor perbankan kita dengan menyediakan likuiditas bila dibutuhkan. Kasihan nasabah lain yang membutuhkan tapi justru dirugikan hanya karena tindakan panik segelintir orang," imbuhnya.
Ketua Umum Pernanas Kartika Wirjoatmodjo sebelumnya memberikan apresiasi tinggi atas upaya dan kerja keras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat industri perbankan nasional. Hal itu terlihat dari salah satu kebijakan strategis dari OJK, yaitu mendorong investor investor besar yang mampu memastikan keberlangsungan perbankan di Indonesia.
"Dalam menghadapi situasi saat ini yang menantang, industri perbankan harus memiliki permodalan yang sangat kuat. Setiap bank harus selalu berupaya menjaga kecukupan modalnya di atas ambang batas. Ini harus jadi perhatian bersama demi stabilitas sistem keuangan kita," ujar Kartika belum lama ini.
Sementara itu Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menegaskan bahwa tidak ada bank yang bermasalah di negara Indonesia saat ini. Terlebih lagi untuk bank-bank besar. Bahkan seperti Bank Bukopin sudah ada solusinya karena pemerintah pasti tidak tinggal diam.
"Pemerintah sangat memperhatikan sektor perbankan kita dengan menyediakan likuiditas bila dibutuhkan. Kasihan nasabah lain yang membutuhkan tapi justru dirugikan hanya karena tindakan panik segelintir orang," imbuhnya.
Ketua Umum Pernanas Kartika Wirjoatmodjo sebelumnya memberikan apresiasi tinggi atas upaya dan kerja keras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat industri perbankan nasional. Hal itu terlihat dari salah satu kebijakan strategis dari OJK, yaitu mendorong investor investor besar yang mampu memastikan keberlangsungan perbankan di Indonesia.
"Dalam menghadapi situasi saat ini yang menantang, industri perbankan harus memiliki permodalan yang sangat kuat. Setiap bank harus selalu berupaya menjaga kecukupan modalnya di atas ambang batas. Ini harus jadi perhatian bersama demi stabilitas sistem keuangan kita," ujar Kartika belum lama ini.
Lihat Juga :