Harga Minyak Nanjak Saat Pasar Cemaskan Embargo Uni Eropa terhadap Rusia
Senin, 19 September 2022 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kpler Sebut Indonesia, Pakistan, dan Brasil Calon Pembeli Baru Minyak Murah Rusia
Di China, pelonggaran pembatasan Covid-19 di Chengdu, kota barat daya berpenduduk lebih dari 21 juta orang, meredakan kekhawatiran atas permintaan konsumen energi nomor 2 dunia tersebut.
Ekspor bensin dan solar di China juga mengalami rebound, yang pada akhirnya mengurangi persediaan lokal mereka yang berlimpah.
Terlepas katalis krisis ekonomi dunia, sejumlah kabar di pasar regional ikut memberi pengaruh pada pasar minyak, seperti pernyataan Kuwait Petroleum Corporation (KPC) yang mengatakan ada tuntutan dari pelanggannya untuk menahan volume yang sama tanpa adanya perubahan.
Diketahui, negara-negara teluk saat ini memproduksi rata-rata lebih dari 2,8 juta barel per hari, yang sesuai dengan kuota organisasi negara pengekspor minyak atau OPEC.
Di China, pelonggaran pembatasan Covid-19 di Chengdu, kota barat daya berpenduduk lebih dari 21 juta orang, meredakan kekhawatiran atas permintaan konsumen energi nomor 2 dunia tersebut.
Ekspor bensin dan solar di China juga mengalami rebound, yang pada akhirnya mengurangi persediaan lokal mereka yang berlimpah.
Terlepas katalis krisis ekonomi dunia, sejumlah kabar di pasar regional ikut memberi pengaruh pada pasar minyak, seperti pernyataan Kuwait Petroleum Corporation (KPC) yang mengatakan ada tuntutan dari pelanggannya untuk menahan volume yang sama tanpa adanya perubahan.
Diketahui, negara-negara teluk saat ini memproduksi rata-rata lebih dari 2,8 juta barel per hari, yang sesuai dengan kuota organisasi negara pengekspor minyak atau OPEC.
Lihat Juga :