Terungkap Fenomena Global Meningkatnya Investor Pasar Modal

Selasa, 20 September 2022 - 15:59 WIB
loading...
Terungkap Fenomena Global...
Pandemi meningkatkan jumlah investor pasar modal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Investor ritel mengalami kenaikan pada masa pandemi, tepatnya Mei 2022. Padahal saat itu keadaan Indonesia sedang tidak baik-baik saja bahkan roda ekonomi terganggu karena ada pembatasan sosial.

Baca juga: Sri Mulyani: Investor Bukan Cuma yang Punya Duit Miliaran, Rp500 Ribu Juga Penting

"Investor ritel pada Mei 2022 terlihat cukup tinggi terutama di pasar modal . Kita melihat apakah ini menjadi salah satu alasan kenapa di negara-negara lain terjadi capital out flow yang cukup besar terutama di pasar keuangan, pasar modal, dan juga pasar surat utang. Tetapi di Indonesia ini ancaman-ancaman ekonomi masih bisa ditahan dan tidak terlalu mengganggu," ujar Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira saat menyampaikan hasil studi "Dampak Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel", Selasa (20/9/2022).

Bhima menjelaskan, kenaikan investor pasar modal karena ada pembatasan sosial, sehingga masyarakat tidak bisa melakukan banyak aktifitas di luar rumah. Alhasil, uang yang mereka miliki tertahan untuk dikeluarkan dan kemudian diinvestasikan ke pasar modal.

"Kita ketahui bersama, saat pandemi pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial. Masyarakat tidak diperbolehkan beraktifitas di luar rumah supaya bisa menekan penyebaran Covid-19. Yang sebelumnya mungkin digunakan untuk mereka rekreasi, jalan-jalan, nonton bioskop, tapi khusus untuk investor ritel mereka menyisihkan sebagian pengeluaran tadi karena nggak bisa ke mana-mana selama ada pembatasan sosial. Akhirnya mereka gunakan uangnya untuk berinvestasi atau mencoba berinvestasi," papar Bhima.

Selain itu, naiknya investor ritel juga didorong oleh kontribusi tingkat suku bunga yang mengakibatkan masyarakat tidak tertarik untuk melakukan simpanan atau tabungan di bank. Ditambah lagi ada potongan admin.

"Itu juga mendorong sebagian investor ritel untuk mengalihkan dana simpanan yang ada di perbankan meskipun seperti kita tahu investor ritel mungkin tabungannya di bawah Rp100 juta atau Rp200 juta, tapi mereka alihkan untuk berinvestasi ke berbagai instrumen," jelas Bhima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Terjebak antara Cinta...
Terjebak antara Cinta Sejati dan Balas Budi dalam Microdrama Love Last Breath
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved