Produksi Ayam Potong Diproyeksi Surplus, KBI Sarankan Pengusaha Manfaatkan Resi Gudang

Rabu, 21 September 2022 - 13:23 WIB
loading...
Produksi Ayam Potong...
Sistem resi gudang bisa menjaga stok dan harga daging ayam. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketersediaan stok akhir daging ayam Indonesia di 2022 diperkirakan mengalami surplus sebesar 903.267 ton. Data dari Kementerian Pertanian menunjukkan, produksi daging ayam tahun 2022 diproyeksikan mencapai 4,09 juta ton, terdiri dari 20 rb ton stok awal tahun dan total produksi tahun 2022 diperkirakan mencapai 4,07 juta ton. Sementara untuk total kebutuhan secara nasional tahun 2022 diperkirakan mencapai 3,19 juta ton.

Baca juga: BBM Tambah Mahal, Harga Daging Ayam Ikut Naik Rp3.000 per Kg

“Ada baiknya para pengusaha ayam potong memanfaatkan resi gudang. Dengan instrumen ini, para pengusaha dapat menyimpan ayam potongnya dalam bentuk ayam karkas beku. Selanjutnya pengusaha dapat menjaminkan resi gudang yang dimiliki untuk mendapatkan pembiayaan dari lembaga pembiayaan. Dengan mekanisme ini, pengusaha ayam potong dapat menjaga keberlangsungan usahanya, setelah memperoleh pembiayaan,” kata Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Rabu (21/9/2022).

Fajar menambahkan, ke depan pihaknya sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang bersama dengan para pemangku kepentingan di Sistem Resi Gudang, akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di perdagangan ayam potong, terkait manfaat pemanfaatan resi gudang.

"Dengan pemahaman yang baik tentang resi gudang dari para pelaku industri ayam potong, harapannya ke depan pemanfaatan resi gudang ayam karkas beku terus meningkat,” jelas Fajar.

Terkait resi gudang ayam karkas, Widiastuti, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengatakan, lembagnya menawarkan pemanfaatan Sistem Resi Gudang ayam dalam bentuk ayam karkas sebagai jalan agar integrator BUMN dalam hal ini PT Berdikari, yang juga telah mendapatkan persetujuan sebagai pengelola gudang mampu membangun ekosistem perunggasan yang bisa menyerap produk peternak mandiri dengan harga yang pantas.

Menurut Widiastuti, terdapat dua macam bisnis model yang ditawarkan melalui pemanfaatan SRG untuk meminimalisasi peliknya permasalahan tata niaga ayam potong. Yang pertama adalah pemanfaatan SRG di sisi hulu, karena untuk mengatasi mahalnya harga pakan ayam dapat memanfaatkan gudang SRG sebagai tempat penyimpanan bahan baku pakan, yaitu jagung. Dengan adanya kepastian stok bahan baku maka diharapkan harga pakan ayam relatif lebih stabil.

Model bisnis yang kedua adalah pemanfaatan di sisi hilir, integrator menyediakan gudang cold storage untuk penyimpanan ayam karkas beku milik peternak mandiri agar mereka dapat memanfaatkan pembiayaan SSRG yang diberikan melalui lembaga keuangan non-bank sesuai dengan PMK No. 187 Tahun 2021, dengan plafon sebesar maksimal Rp500 juta atau 70% atas komoditi yang disimpan di Gudang SRG, dengan bunga sama dengan bunga KUR.

"Dengan kepastian jumlah pasokan ayam karkas beku yang dimilikinya diharapkan integrator mampu membidik pasar yang dapat meningkatkan nilai jual ayam karkas beku milik peternak tersebut,” paparnya.

Baca juga: Korsel Desak Interpol Ringkus Pendiri Cryptocurrency

Sebagai catatan, dalam catatan KBI yang berperan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang menyebutkan, sepanjang tahun 2022 sampai dengan Agustus, registrasi resi gudang ayam karkas beku mencapai 14 RG dalam 54.164 kg, dengan nilai pembiayaan sebesar Rp1,2 miliar.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Harga...
Jelang Iduladha, Harga Bawang, Cabai hingga Daging Ayam Meroket Berjamaah
Harga Pangan Akhir Pekan:...
Harga Pangan Akhir Pekan: Daging Ayam Meroket, Cabai Merah Terjun Bebas
Intip Kinerja Kliring...
Intip Kinerja Kliring Berjangka Indonesia di Tengah Gejolak Global
Terungkap 5 Komoditas...
Terungkap 5 Komoditas Penyumbang Terbesar Deflasi 0,12% di September 2024
Kembangkan Sistem Resi...
Kembangkan Sistem Resi Gudang, JIEP Sinergi dengan KBI dan KPBI
Perluas Sinergitas,...
Perluas Sinergitas, BJTM Teken MoU dengan KBI dan KPBI
Ikan Salmon vs Daging...
Ikan Salmon vs Daging Ayam, Lebih Sehat Mana?
Mengapa Daging Ayam...
Mengapa Daging Ayam Pejantan Lebih Alot? Begini Penjelasan Ahli IPB University
Antisipasi Peredaran...
Antisipasi Peredaran Daging Tidak Layak Konsumsi Jelang Lebaran
Rekomendasi
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
10 Pemain Tersubur dalam...
10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia: Lionel Messi Naik Takhta!
Berita Terkini
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved