Realiasi Belanja PEN Sektor Koperasi dan UMKM Baru 0,20% dari Pagu
Jum'at, 03 Juli 2020 - 10:51 WIB
loading...
Menkop UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa realisasi belanja untuk program PEN khusus untuk sektor koperasi dan UMKM masih minim. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mencatat realisasi belanja untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khusus untuk sektor koperasi dan UMKM baru mencapai Rp250,16 miliar. Realisasi ini setara 0,20% dari total pagu yang ditetapkan sebanyak Rp123,46 triliun.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan dalam mendongkrak sektor koperasi dan UMKM akan menginisiasi pembentukan Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi Koperasi dan UMKM, untuk setiap hari melaporkan perkembangan penyerapan dana program PEN khusus untuk KUMKM. Baik persentase total dana yang disalurkan, maupun jumlah KUMKM yang menerima.
"Ini adalah bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan program ini. Jika ditemukan kendala atau hambatan di lapangan, KemenkopUKM membuka Call Center PEN untuk KUMKM di nomor Hotline 1500 587 atau Whatsapp 08111 450 587," papar Teten di Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(Baca Juga: Resmi Dibuka, Pusat Konsultasi KUKM Siap Beri Solusi Masalah Pelaku Usaha Kecil)
Teten juga mengungkapkan serapan dana PEN memang tergolong masih rendah. Padahal, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah meminta agar bantuan dari pemerintah untuk UMKM dan koperasi agar bisa bertahan dari dampak buruk Covid-19 dipercepat.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan dalam mendongkrak sektor koperasi dan UMKM akan menginisiasi pembentukan Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi Koperasi dan UMKM, untuk setiap hari melaporkan perkembangan penyerapan dana program PEN khusus untuk KUMKM. Baik persentase total dana yang disalurkan, maupun jumlah KUMKM yang menerima.
"Ini adalah bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan program ini. Jika ditemukan kendala atau hambatan di lapangan, KemenkopUKM membuka Call Center PEN untuk KUMKM di nomor Hotline 1500 587 atau Whatsapp 08111 450 587," papar Teten di Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(Baca Juga: Resmi Dibuka, Pusat Konsultasi KUKM Siap Beri Solusi Masalah Pelaku Usaha Kecil)
Teten juga mengungkapkan serapan dana PEN memang tergolong masih rendah. Padahal, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah meminta agar bantuan dari pemerintah untuk UMKM dan koperasi agar bisa bertahan dari dampak buruk Covid-19 dipercepat.
Lihat Juga :