Lawan Tengkulak, Uma Inovasi Selangit Angkat Ekonomi Petani Kopi Sumsel
Rabu, 28 September 2022 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Risela, volume kopi yang dipasok oleh para petani di bawah koordinasi Uma Inovasi Selangit kini terus meningkat mengikuti permintaan dari konsumen. Jika dulu paling banyak permintaan hanya 50 kg, kini rata-rata Uma Inovasi Selangit bisa menyerap biji kopi mencapai 500 kg setiap bulan.
Peningkatan produksi olahan kopi yang juga ikut mengerek permintaan kopi ke petani menurutnya tidak lepas dari peningkatan kualitas pengolahan kopi. Nilai kopi Selangit jauh meningkat setelah Pertamina EP Pendopo Field, bagian dari Zona 4 Regional 1 Sumatera PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), ikut terlibat membina Uma Inovasi Selangit pada akhir 2018. Saat itu, Pertamina EP Pendopo Field melakukan penguatan kelompok melalui pelatihan budidaya kopi dan pelatihan roasting class dan cuping.
Setahun kemudian, Pertamina EP Pendopo Field melakukan penguatan peralatan produksi kopi seperti alat roasting, giling seduh dan peningkatan kapasitas melalui pelatihan kelembagaan. "Selain soft skill, Pertamina juga memberikan bantuan peralatan juga diberikan seperti alat sortir biji kopi, peralatan roasting kopi berkapasitas 15 kg, dan peralatan seduh kopi lengkap,” ujar Risela.
Selanjutnya, pada 2020, Pertamina EP Pendopo Field melakukan pelatihan pengembangan kebun kopi organik, peningkatan kapasitas kelompok melalui pelatihan kelembagaan, dan memperluas pangsa pasar dengan membuka jaringan kemitraan. Tahun lalu, Pertamina EP Pendopo Field juga melakukan inovasi produk menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19 dan penyediaan angkringan kopi keliling.
Tak sia-sia, Uma Inovasi Selangit saat ini telah memiliki enam gerai kopi di Sumatera Selatan yang tersebar di beberapa wilayah, yakni Ro’se Megang yang merupakan gerai kopi pertama di Selangit, lalu Ro’se Dempo dan Ro’se Mandiriana di Lubuklinggau, lalu Ro’se Taman Beregam di Musi Rawas, Ro’se Pendopo, di PALI dan Ro’se Bengkulu.
Tahun depan adalah tahun terakhir Pertamina EP Pendopo Field terlibat dalam program pembinaan Uma Inovasi Selangit. Risela menyebutkan, Uma Inovasi Selangit bakal lebih aktif lagi membina masyarakat lokal atau pemuda. "Jelang berakhirnya program pembinaan dari Pertamina EP Pendopo, kami berharap ada bantuan lebih intens agar pemasaran produk kopi bisa digenjot," ujarnya.
Peningkatan produksi olahan kopi yang juga ikut mengerek permintaan kopi ke petani menurutnya tidak lepas dari peningkatan kualitas pengolahan kopi. Nilai kopi Selangit jauh meningkat setelah Pertamina EP Pendopo Field, bagian dari Zona 4 Regional 1 Sumatera PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), ikut terlibat membina Uma Inovasi Selangit pada akhir 2018. Saat itu, Pertamina EP Pendopo Field melakukan penguatan kelompok melalui pelatihan budidaya kopi dan pelatihan roasting class dan cuping.
Setahun kemudian, Pertamina EP Pendopo Field melakukan penguatan peralatan produksi kopi seperti alat roasting, giling seduh dan peningkatan kapasitas melalui pelatihan kelembagaan. "Selain soft skill, Pertamina juga memberikan bantuan peralatan juga diberikan seperti alat sortir biji kopi, peralatan roasting kopi berkapasitas 15 kg, dan peralatan seduh kopi lengkap,” ujar Risela.
Selanjutnya, pada 2020, Pertamina EP Pendopo Field melakukan pelatihan pengembangan kebun kopi organik, peningkatan kapasitas kelompok melalui pelatihan kelembagaan, dan memperluas pangsa pasar dengan membuka jaringan kemitraan. Tahun lalu, Pertamina EP Pendopo Field juga melakukan inovasi produk menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19 dan penyediaan angkringan kopi keliling.
Tak sia-sia, Uma Inovasi Selangit saat ini telah memiliki enam gerai kopi di Sumatera Selatan yang tersebar di beberapa wilayah, yakni Ro’se Megang yang merupakan gerai kopi pertama di Selangit, lalu Ro’se Dempo dan Ro’se Mandiriana di Lubuklinggau, lalu Ro’se Taman Beregam di Musi Rawas, Ro’se Pendopo, di PALI dan Ro’se Bengkulu.
Tahun depan adalah tahun terakhir Pertamina EP Pendopo Field terlibat dalam program pembinaan Uma Inovasi Selangit. Risela menyebutkan, Uma Inovasi Selangit bakal lebih aktif lagi membina masyarakat lokal atau pemuda. "Jelang berakhirnya program pembinaan dari Pertamina EP Pendopo, kami berharap ada bantuan lebih intens agar pemasaran produk kopi bisa digenjot," ujarnya.
Lihat Juga :