Jokowi Ungkap Dirinya Tidak Pernah Makan Pagi, Tapi Sarapan Angka
Kamis, 29 September 2022 - 11:23 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak pernah makan pagi, karena sarapannya adalah angka-angka di tengah ketidakpastian global yang semakin bertambah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyebutkan bahwa Indonesia patut bersyukur karena di tengah gejolak ketidakpastian global , pemulihan ekonominya masih relatif kuat. Bahkan pagi tadi, Jokowi mendapatkan laporan yang berisi angka-angka.
"Saya tiap pagi tuh selalu mendapatkan laporan angka-angka. Sarapan pagi nggak pernah, angka-angka sarapan saya tiap pagi. Selalu, kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 triliun, ini tumbuh 49% year-on-year(yoy)," ujar Jokowi dalam UOB Economic Outlook 2023 di Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak. Hal ini karena penerimaan pajak sampai sekarang mencapai Rp1.171 triliun, tumbuh 58%.
"Artinya pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh. Penerimaan bea dan cukai Rp206 triliun, ini tumbuh 30,5%, tumbuhnya sangat melompat," ungkap Jokowi.
"Saya tiap pagi tuh selalu mendapatkan laporan angka-angka. Sarapan pagi nggak pernah, angka-angka sarapan saya tiap pagi. Selalu, kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 triliun, ini tumbuh 49% year-on-year(yoy)," ujar Jokowi dalam UOB Economic Outlook 2023 di Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak. Hal ini karena penerimaan pajak sampai sekarang mencapai Rp1.171 triliun, tumbuh 58%.
"Artinya pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh. Penerimaan bea dan cukai Rp206 triliun, ini tumbuh 30,5%, tumbuhnya sangat melompat," ungkap Jokowi.
Lihat Juga :