BBM Naik, Inflasi Komponen Energi Melonjak 3 Kali Lipat di September
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:03 WIB
loading...
Pasca kenaikan harga BBM, inflasi komponen energi melonjak 3 kali lipat di September 2022. Foto/MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada September 2022 terjadi inflasi sebesar 1,17% secara bulanan (month-to-month/mtm). Hal ini membuat laju inflasi secara tahunan (September 2022 terhadap September 2021) sudah mencapai 5,95%.
Adapun komponen yang mengalami inflasi atau kenaikan tertinggi adalah energi dan bahan makanan. Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 3 September 2022 lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, komponen energi untuk bulan September 2022 mencapai 16,48%, di mana pada Agustus hanya 5,84%.
"Jadi tertingginya, lompatannya karena pada komponen energi yang di bulan September ini inflasinya mencapai 16,48%," ungkapnya dalam jumpa pers, Senin (3/10/2022).
Baca juga: Kenaikan Harga BBM Kerek Inflasi di September 2022, Tertinggi Sejak 2014
Selanjutnya untuk bahan makanan, menurut Margo, terjadi inflasi pada bulan September, hanya saja dibandingkan bulan Agustus relatif tidak begitu banyak berubah.
"Bulan September ini 8,69%, Agustus 8,55%. Penyebabnya karena beberapa komoditas hortikultura pada bulan September ini panen raya di beberapa sentra produksi sehingga supply-nya cukup, sehingga beberapa harga mengalami deflasi," terang dia.
Adapun komponen yang mengalami inflasi atau kenaikan tertinggi adalah energi dan bahan makanan. Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 3 September 2022 lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, komponen energi untuk bulan September 2022 mencapai 16,48%, di mana pada Agustus hanya 5,84%.
"Jadi tertingginya, lompatannya karena pada komponen energi yang di bulan September ini inflasinya mencapai 16,48%," ungkapnya dalam jumpa pers, Senin (3/10/2022).
Baca juga: Kenaikan Harga BBM Kerek Inflasi di September 2022, Tertinggi Sejak 2014
Selanjutnya untuk bahan makanan, menurut Margo, terjadi inflasi pada bulan September, hanya saja dibandingkan bulan Agustus relatif tidak begitu banyak berubah.
"Bulan September ini 8,69%, Agustus 8,55%. Penyebabnya karena beberapa komoditas hortikultura pada bulan September ini panen raya di beberapa sentra produksi sehingga supply-nya cukup, sehingga beberapa harga mengalami deflasi," terang dia.
Lihat Juga :