Tahan Dana Asing Kabur, BI Diramal Kerek Suku Bunga hingga 5,25%
Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Dampak kedua, menganggu ekspansi dunia usaha karena cost of financing yang naik untuk kredit modal kerja dan kredit investasi. Pelaku usaha sebagian mencari alternatif pendanaan misalnya dengan right issue, dibanding pinjaman ke bank atau terbitkan obligasi.
Baca Juga: Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 4,25%
"Ketiga, pertumbuhan kredit tahun depan akan melambat atau diperkirakan turun ke 7-8% pada 2023, dibanding proyeksi tahun ini yang tumbuh 9-11% year on year. Padahal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5% setidaknya pertumbuhan kredit harus 3 kali pertumbuhan PDB atau sebesar 15%," pungkas Bhima.
Baca Juga: Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 4,25%
"Ketiga, pertumbuhan kredit tahun depan akan melambat atau diperkirakan turun ke 7-8% pada 2023, dibanding proyeksi tahun ini yang tumbuh 9-11% year on year. Padahal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5% setidaknya pertumbuhan kredit harus 3 kali pertumbuhan PDB atau sebesar 15%," pungkas Bhima.
(nng)
Lihat Juga :