Waskita Karya Pede Pangkas Utang Jadi Rp23 Triliun, Ini Strateginya!

Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:22 WIB
loading...
Waskita Karya Pede Pangkas Utang Jadi Rp23 Triliun, Ini Strateginya!
Tol Cibitung, salah satu tol Waskita yang dijual untuk perbaiki keuangannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk optimistis utang perusahaan bisa dipangkas hingga menjadi Rp23 triliun pada 2025 mendatang. Saat ini utang emiten BUMN konstruksi bersandi WSKT itu mencapai Rp77 triliun.

Baca juga: Utang Jumbo BUMN Karya Jadi Sorotan Wamen Kartika

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Wiwi Suprihatno mengungkap pengurangan utang akan dilakukan melalui divestasi sejumlah ruas jalan tol. Saat ini perusahaan masih membangun beberapa ruas tol yang sebagian sumber anggarannya berasal dari penyertaan modal negara (PMN).

"Diproyeksikan sampai tahun 2025 perseroan menargetkan dekonsolidasi utang kurang lebih Rp23 triliun," ungkap Wiwi Rabu (5/10/2022).

Penyehatan keuangan BUMN karya ini memang menjadi fokus utama manajemen dan Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas. Wiwi meyakini dengan pengurangan utang, maka keuangan Waskita akan membaik ke depannya.

"Ini dampaknya apa? Ini dampaknya debt to equity Ratio (DER) kita akan semakin turun pada kisaran yang normal. Sementara tahun 2022 ini, kami memproyeksikan DER pada kisaran 2-3X dibandingkan modal kami," kata dia.

Dana PMN dan rights issue pun dinilai membantu memperbaiki posisi ekuitas Waskita Karya. Dalam proses right issue, pemerintah selaku pemegang saham mayoritas ikut berpartisipasi melalui dukungan dana berupa pemberian PMN tahun anggaran 2022 senilai Rp3 triliun. PMN tersebut telah disetujui DPR dan Kementerian Keuangan.

Baca juga: Ferdy Sambo Blak-blakan Peristiwa di Magelang: Kabar Itu Menghancurkan Hati Saya

"Ini juga dukungan dari PMN dan right issue menjadi upaya memperbaiki posisi ekuitas perseroan semakin meningkat sehingga leverage semakin menurun dan pada akhirnya porsi utang yang menurun," kata Wiwi.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2250 seconds (11.97#12.26)