Pengusaha Minta Pemerintah Fokus dan Transparan Antisipasi Corona

Selasa, 14 April 2020 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Anton menilai, kedisiplinan masyarakat juga menjadi salah satu kunci yang bisa membuat wabah corona bisa lebih cepat selesai. Dia memberikan contoh, beberapa negara yang melakukan lockdown berhasil menekan penyebaran virus. Meskipun memberikan dampak yang besar terhadap perekonomian. "Sudah pasti ada dampaknya, semua negara mengalaminya. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah masa recovery nya cepat atau lambat. Kami sudah menyampaikan ke pemerintah tentang kondisi dunia usaha sekarang. Apa saja hasil dari pertemuan dengan pemerintah nanti biar Haryadi (Ketua Umum Apindo) saja yang sampaikan," paparnya.

Anton menambahkan, China misalnya, mengalami kemrosotan ekonomi yang tajam. Namun, kata dia, dengan mengisolasi kota Wuhan sebagai pusat wabah selama tiga bulan maka recovery perekonomian China diperkirakan membutuhkan waktu Sembilan bulan. "Artinya perekonomian China baru membaik dalam waktu satu tahun. Nah, untuk di dalam negeri kita belum tahu sampai kapan, karena itu pemerintah harus transparan. Sehingga dunia usaha ada kepercayaan bahwa wabah ini bisa teratasi dalam jangka waktu tertentu," paparnya.

Utilisasi (kapasitas produksi terpakai ) merosot akibat turunnya permintaan dari luar negeri dan penurunan penjualan di pasar domestik pada beberapa industri. Dampak dari penurunan utilisasi produksi ini bisa menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Belum lagi, sulitnya memperoleh bahan baku dan bahan penolong dari negara-negara yang aksesnya kini mulai terbatas dan harganya yang terus naik tertekan kenaikan kurs dolar AS.

Pemerintah sendiri telah mengidentifikasi sektor-sektor inustri yang terpukul akibat wabah Covid-10. Industri yang terdampak cukup berat diantaranya industri automotif, industri besi baja, industri semen, industri keramik, industri kaca, industri elektronika dan peralatan telekomunikasi, industri tekstil, industri mesin dan alat berat, serta industri mebel dan kerajinan.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) Kukuh Kumara menegaskan, industri automotif nasional juga berharap penangan wabah Covid-19 didahulukan. "Yang paling penting survive dulu dari wabah ini, baru kemudian memikirkan pertumbuhan ekonomi," tegasnya. Sebab, jika wabah terus berlangsung, maka sebesar apapun upaya yang dilakukan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, peluang keberhasilannya tak akan sebesar yang diharapkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Andalan Saat Krisis,...
Jadi Andalan Saat Krisis, APBN Harus Dipastikan Tetap Sehat
Industri Kecil Menengah...
Industri Kecil Menengah Sektor Mamin Tetap Tumbuh di Masa Pandemi
Terungkap! Turis Asing...
Terungkap! Turis Asing Timor Leste Paling Banyak Datang ke RI
Pemerintah Patok 6,1...
Pemerintah Patok 6,1 Juta UMKM Go Digital
Cegah Varian Delta India...
Cegah Varian Delta India Ngamuk di RI, Jokowi Diminta Lockdown Besar-besaran
Waspada! Menular Sangat...
Waspada! Menular Sangat Cepat, Mutasi Virus Corona Serang Kudus & Madura
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Industri Kecil dan Menengah...
Industri Kecil dan Menengah Berpeluang Besar Tumbuh di Klaten
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved