Industri Kecil Menengah Sektor Mamin Tetap Tumbuh di Masa Pandemi
Senin, 12 Juli 2021 - 22:20 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Industri kecil dan menengah (IKM) khususnya makanan dan minuman (mamin) masih tumbuh positif di masa pandemi Covid-19. Salah satu daerah dengan pertumbuhan yang menggembirkan yaitu Jawa Timur (Jatim).
Direktur Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan kontribusi Industri Kecil dan Menengah (IKM) terhadap industri mencapai 99,7%, sementara kontribusi industri besar hanya 0,23% saja.
Baca Juga : Terungkap! Erick Thohir Bongkar Alasan Kimia Farma Jual Vaksin Covid
“IKM ini kontribusinya sangat besar sekitar 99,7% industri itu adalah industri kecil dan menengah,” kata Gati dalam FGD bertema ‘Peluang Pasar Dalam Negeri dan Ekspor Produk IKM Pangan di Jawa Timur’ yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (12/7/2021).
Disamping itu, untuk kontribusi atau penyerapan tenaga kerjanya IKM sebesar 66,25% atau 10,3 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk industri besar kontribusi tenaga kerjanya 33,75% sekitar 5,2 juta orang.
Khusus untuk wilayah Jawa Timur, Kepala Dinas Perindag Provinsi Jawa timur Drajat Irawan mengatakan meski pandemi masih melanda, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada kuartal I/2021 mencapai Rp587,32 triliun. Dimana 30,94% kontribusinya berasal dari sektor industri.
“PDRB Jatim triwulan (kuartal) pertama tahun 2021 mencapai Rp587,32 triliun. Memang produk unggulan IKM di Jawa Timur ini menjadi penting karena mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, sehingga share industri di Jawa Timur itu ada 30,94%,” kata Drajat.
Direktur Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan kontribusi Industri Kecil dan Menengah (IKM) terhadap industri mencapai 99,7%, sementara kontribusi industri besar hanya 0,23% saja.
Baca Juga : Terungkap! Erick Thohir Bongkar Alasan Kimia Farma Jual Vaksin Covid
“IKM ini kontribusinya sangat besar sekitar 99,7% industri itu adalah industri kecil dan menengah,” kata Gati dalam FGD bertema ‘Peluang Pasar Dalam Negeri dan Ekspor Produk IKM Pangan di Jawa Timur’ yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (12/7/2021).
Disamping itu, untuk kontribusi atau penyerapan tenaga kerjanya IKM sebesar 66,25% atau 10,3 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk industri besar kontribusi tenaga kerjanya 33,75% sekitar 5,2 juta orang.
Khusus untuk wilayah Jawa Timur, Kepala Dinas Perindag Provinsi Jawa timur Drajat Irawan mengatakan meski pandemi masih melanda, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada kuartal I/2021 mencapai Rp587,32 triliun. Dimana 30,94% kontribusinya berasal dari sektor industri.
“PDRB Jatim triwulan (kuartal) pertama tahun 2021 mencapai Rp587,32 triliun. Memang produk unggulan IKM di Jawa Timur ini menjadi penting karena mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, sehingga share industri di Jawa Timur itu ada 30,94%,” kata Drajat.
Lihat Juga :