Harga Obat Bakal Lebih Mahal Imbas Biaya Angkut Tinggi

Senin, 27 April 2020 - 18:11 WIB
loading...
Harga Obat Bakal Lebih...
Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi memprediksi harga obat akan mengalami kenaikan di tengah situasi pandemi corona atau Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi, Vincent Harjanto memprediksi harga obat akan mengalami kenaikan di tengah situasi pandemi corona atau Covid-19. Hal ini dikarenakan harga bahan baku yang mayoritas diimpor ini terus meningkat serta biaya angkut lebih tinggi.

"Sekarang ini menghadapi COVID-19 seluruh dunia, praktis semua bahan baku harganya naik dari 30% sampai tiga kali lipat karena permintaaan semakin meningkat," ujar Vincent dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI secara online, Senin (27/4/2020).

Dia melanjutkan, hal itu diperparah dengan ongkos angkut bahan obat-obatan yang kini juga terkerek naik. Kenaikan bahkan sampai 3-5 kali lipat saat terjadi pandemi dibandingkan keadaan normal. Ini disebabkan oleh banyaknya pesawat yang dibatasi beroperasi selama merebaknya virus corona.

"Banyak sekali penerbangan yang di grounden, yang tidak terbang atau tidak boleh terbang sehingga angkutan berebut pada pesawat maupun laut, sehingga akibatnya pemilik atau maskapai penerbangan maupun perkapalan itu menaikkan harganya suka-suka mereka," bebernya

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Darodjatun Sanusi menjelaskan pihaknya telah menjalankan arahan dari pemerintah guna memastikan sekitar 70% pasar obat-obatan berasal dari dalam negeri.

"Kita para produsen obat dalam negeri pun saat ini sedang memproduksi 15 jenis produk obat yang sebelumnya harus impor. Setidaknya ada penghematan sebesar 20% dari harga normal," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Pameran AllPack Indonesia...
Pameran AllPack Indonesia 2025, DQW Dukung Industri Manufaktur Berkelanjutan
1.000 Produk Tersertifikasi...
1.000 Produk Tersertifikasi Halal, Dexa Medica Diganjar Penghargaan oleh Kemenperin
Mendorong Transformasi...
Mendorong Transformasi Industri Kimia dan Farmasi di Asia Tenggara
3 Fakta BUMN Indofarma...
3 Fakta BUMN Indofarma Terjerat Pinjol Rp1,26 Miliar Pakai Nama Karyawan
MSD Indonesia dan Kimia...
MSD Indonesia dan Kimia Farma Tingkatkan Edukasi dan Pemahaman Terkait HPV
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
5 Jurusan ITERA Paling...
5 Jurusan ITERA Paling Diminati di SNBP 2026, Ribuan Peserta Pilih Farmasi!
Rekomendasi
Manohara Masih Doyan...
Manohara Masih Doyan Mi Instan tapi Tubuh Tetap Langsing, Ini Rahasianya!
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
Audy Item Hamil Anak...
Audy Item Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Iko Uwais Akui Lebih Protektif
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Infografis
7 Jenis Ikan dengan...
7 Jenis Ikan dengan Harga Murah Mengandung Protein Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved