Gas Rusia ke Eropa Disetop, PM Polandia Sebut Kremlin seperti Pengedar Narkoba
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
"Kurangnya gas, harga gas dan listrik yang sangat mahal di seluruh Eropa - ini adalah harga riil dari perjanjian antara Jerman dan Rusia," kata Morawiecki.
Kedutaan Besar Jerman di London tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara itu Polandia, bersama dengan Belgia, Italia, dan Yunani telah menyusun rencana untuk "koridor harga" gas di seluruh Eropa dalam upaya untuk menurunkan harga yang melonjak.
Harga gas bulan depan di hub TTF Belanda, patokan Eropa, diperdagangkan sekitar 160 euro (USD156) per megawatt jam pada Jumat. Angka itu lebih tinggi empat kali lebih dari tahun lalu, tetapi puncaknya sempat hampir menyentuh 350 euro pada akhir Agustus.
Baca Juga: Skenario Terburuk Krisis Gas Eropa: Akan Ada Pemadaman Listrik Saat Musim Dingin
Koridor harga gas, "harus bertindak sebagai pemutus sirkuit dan disinsentif terhadap spekulasi. Ini tidak dimaksudkan untuk menekan harga pada tingkat yang sangat rendah," menurut draf proposal, seperti dilansir Reuters.
Negara-negara lain, termasuk Jerman dan Belanda, dianggap menentang rencana tersebut. Dimana memperingatkan bahwa pembatasan harga dapat berdampak negatif pada keamanan energi.
Kedutaan Besar Jerman di London tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara itu Polandia, bersama dengan Belgia, Italia, dan Yunani telah menyusun rencana untuk "koridor harga" gas di seluruh Eropa dalam upaya untuk menurunkan harga yang melonjak.
Harga gas bulan depan di hub TTF Belanda, patokan Eropa, diperdagangkan sekitar 160 euro (USD156) per megawatt jam pada Jumat. Angka itu lebih tinggi empat kali lebih dari tahun lalu, tetapi puncaknya sempat hampir menyentuh 350 euro pada akhir Agustus.
Baca Juga: Skenario Terburuk Krisis Gas Eropa: Akan Ada Pemadaman Listrik Saat Musim Dingin
Koridor harga gas, "harus bertindak sebagai pemutus sirkuit dan disinsentif terhadap spekulasi. Ini tidak dimaksudkan untuk menekan harga pada tingkat yang sangat rendah," menurut draf proposal, seperti dilansir Reuters.
Negara-negara lain, termasuk Jerman dan Belanda, dianggap menentang rencana tersebut. Dimana memperingatkan bahwa pembatasan harga dapat berdampak negatif pada keamanan energi.
Lihat Juga :