Penjualan Mobil Mayoritas Kredit, Industri Otomotif Khawatirkan Kenaikan Suku Bunga
Senin, 10 Oktober 2022 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Jongkie menjelaskan kenaikan inflasi hingga suku bunga menjadi tantangan baru untuk industri otomotif pada tahun 2022, ditambah penghapusan insentif pajak penjualan barang mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) yang otomatis mengerek harga jual mobil.
Menurutnya hampir 70% transaksi kendaraan di Indonesia dilakukan melalui lembaga pembiayaan atau melalui kredit. Maka kenaikan suku bunga acuan BI ini dikhawatirkan akan berdampak pada minat masyarakat memiliki kendaraan.
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
"Penjualan otomotif di Indonesia 60-70% dilakukan secara kredit atau melalui leasing, ini yang mengkhawatirkan kami. Dengan adanya kenaikan bunga pinjaman, maka akan berdampak pada naiknya cicilan per bulan," pungkas Jongkie.
Menurutnya hampir 70% transaksi kendaraan di Indonesia dilakukan melalui lembaga pembiayaan atau melalui kredit. Maka kenaikan suku bunga acuan BI ini dikhawatirkan akan berdampak pada minat masyarakat memiliki kendaraan.
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
"Penjualan otomotif di Indonesia 60-70% dilakukan secara kredit atau melalui leasing, ini yang mengkhawatirkan kami. Dengan adanya kenaikan bunga pinjaman, maka akan berdampak pada naiknya cicilan per bulan," pungkas Jongkie.
(uka)
Lihat Juga :