Enam Saham Ini Direkomendasi Saat Laju IHSG Berpeluang Terkoreksi

Senin, 06 Juli 2020 - 08:09 WIB
loading...
Enam Saham Ini Direkomendasi...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berbalik melemah pada perdagangan awal pekan, setelah akhir pekan kemarin bertengger di level 4.973 lewat kenaikan 7,01 poin. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berbalik melemah pada perdagangan awal pekan, setelah akhir pekan kemarin bertengger di level 4.973 lewat kenaikan 7,01 poin atau 0,14%. Namun pada hari ini diperkirakan oleh Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama menerangkan, berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. "Di sisi lain, terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG,"kata Nafan Aji di Jakarta, Senin (5/7/2020).

(Baca Juga: Skandal Jiwasraya Seret 13 Manajer Investasi, BEI Tenangkan Investor )

Sebelumnya selama sepekan pada periode 29 Juni hingga 3 Juli 2020, Pasar Modal Indonesia bergerak bervariasi. Kenaikan pada IHSG sebesar 1,42% pada level 4.973,794 dari level 4.904,088 di pekan sebelumnya.

Sedangkan, kenaikan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar 1,46% atau sebesar Rp5.759,763 triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp5.676,933 triliun.

(Baca Juga: 20 Emiten Ancang-Ancang Lakukan Buyback dengan Nilai Rp4,3 Triliun )

"Kemudian perubahan sebesar 9,86% pada rata-rata volume transaksi harian bursa menjadi 7,164 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 7,948 miliar unit saham," tulis keterangan BEI di Jakarta

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1.BBNI

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 4540 – 4560, dengan target harga di level 4650, 5350, 6025 dan 6675. Support: 4360.

2.BSDE

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 730 – 740, dengan target harga secara bertahap di level 750, 915, 1080 dan 1245. Support: 710.

3.CTRA

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 610 – 620, dengan target harga secara bertahap di level 650, 745 dan 840. Support: 610, 575 & 555.

4.PWON

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 410 – 418, dengan target harga secara bertahap di 438, 500 dan 565. Support: 410 & 390.

5.WSKT

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 700 - 710, dengan target harga secara bertahap di level 725, 820 dan 910. Support: 685 & 655.

6.WTON

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 274 – 282, dengan target harga secara bertahap di level 290, 310, 360 dan 408. Support: 274, 260 & 250.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved