Bidik Segmen UKM, Perbankan Perkuat Sinergi dengan Fintech
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Sinergi AMAR dengan Investree diyakini akan memperluas target pasarnya ke segmen pelanggan yang lebih besar dan saling melengkapi.
Baca juga: Tok! Bank Indonesia Kerek Suku Bunga Jadi 4,75%
Secara khusus, Investree menargetkan segmen kredit UKM yang belum terlayani, yang kini dapat dilayani melalui AMAR.
Sementara, AMAR terus bertumbuh pesat di segmen kredit konsumer dan bisnis mikro melalui platform pinjaman digitalnya, Tunaiku.
Sepanjang tahun 2016-2021, AMAR merealisasikan CAGR 96% dalam penyaluran pinjaman melalui Tunaiku, dari hanya Rp73 miliar pada 2016 menjadi Rp2,1 triliun pada 2021.
Analis SF Sekuritas kini memperkirakan pendapatan bunga bersih dan laba bersih AMAR tumbuh 32,2% dan 17,4% CAGR masing-masing pada tahun 2023-2027, berdasarkan CAGR 27,7% dalam penyaluran pinjaman.
Laporan tersebut menyebut pada tahun 2023, AMAR diperkirakan akan mencatat laba bersih Rp150,9 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 49% secara tahunan (yoy).
Baca juga: Tok! Bank Indonesia Kerek Suku Bunga Jadi 4,75%
Secara khusus, Investree menargetkan segmen kredit UKM yang belum terlayani, yang kini dapat dilayani melalui AMAR.
Sementara, AMAR terus bertumbuh pesat di segmen kredit konsumer dan bisnis mikro melalui platform pinjaman digitalnya, Tunaiku.
Sepanjang tahun 2016-2021, AMAR merealisasikan CAGR 96% dalam penyaluran pinjaman melalui Tunaiku, dari hanya Rp73 miliar pada 2016 menjadi Rp2,1 triliun pada 2021.
Analis SF Sekuritas kini memperkirakan pendapatan bunga bersih dan laba bersih AMAR tumbuh 32,2% dan 17,4% CAGR masing-masing pada tahun 2023-2027, berdasarkan CAGR 27,7% dalam penyaluran pinjaman.
Laporan tersebut menyebut pada tahun 2023, AMAR diperkirakan akan mencatat laba bersih Rp150,9 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 49% secara tahunan (yoy).
Lihat Juga :