Berinovasi Lawan Pandemi, Ibu-ibu Kelingan Hasilkan Cuan dari Jae.pongan
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rangka menjalankan kegiatan sosial menolong warga tersebut, imbuh Vita, terbersit ide untuk membuat ramuan minuman herbal tradisional "empon-empon" yang disebut-sebut bisa meringankan gejala yang diderita pasien Covid-19. "Jadi kami coba bikin empon-empon ini dari jahe dan rempah lainnya. Ternyata responsnya bagus," ujar Vita.
Vita menuturkan, minuman herbal buatan kelompok Kelingan itu lantas banyak dicari masyarakat sekitar. Bahkan, saking "viralnya", minuman penghangat badan buatan Kelingan sampai dicari oleh masyarakat di luar Tarakan. Tak main-main, pesanan bahkan datang dari luar negeri, antara lain Singapura, Malaysia hingga Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diincar Perusahaan Saat Lulus Plus Gaji Besar
Melihat minat yang demikian tinggi, lanjut Vita, kelompok Kelingan berniat memproduksi massal minuman kesehatan tersebut. Difasilitasi Pertamina EP Tarakan Field dengan peralatan produksi, pengemasan hingga sertifikasi, produk minuman kesehatan itu pun masuk pasar dengan merek dagang "Jae.pongan" yang merupakan singkatan dari jahe dan empon-empon produksi Kelingan.
Selanjutnya, komunitas itu membentuk wadah usaha yang dinamai Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jae.pongan. Vita menuturkan, saat ini KUB Jae.pongan memproduksi sekitar 300 bungkus serbuk minuman kesehatan dalam sebulan. Memiliki tiga varian, yaitu empon-empon, jahe, dan jahe merah dengan banderol Rp15.000/bungkus, KUB Kelingan sedikitnya mampu mengantongi pendapatan Rp4,5 juta/bulan.
Vita menuturkan, minuman herbal buatan kelompok Kelingan itu lantas banyak dicari masyarakat sekitar. Bahkan, saking "viralnya", minuman penghangat badan buatan Kelingan sampai dicari oleh masyarakat di luar Tarakan. Tak main-main, pesanan bahkan datang dari luar negeri, antara lain Singapura, Malaysia hingga Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diincar Perusahaan Saat Lulus Plus Gaji Besar
Melihat minat yang demikian tinggi, lanjut Vita, kelompok Kelingan berniat memproduksi massal minuman kesehatan tersebut. Difasilitasi Pertamina EP Tarakan Field dengan peralatan produksi, pengemasan hingga sertifikasi, produk minuman kesehatan itu pun masuk pasar dengan merek dagang "Jae.pongan" yang merupakan singkatan dari jahe dan empon-empon produksi Kelingan.
Selanjutnya, komunitas itu membentuk wadah usaha yang dinamai Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jae.pongan. Vita menuturkan, saat ini KUB Jae.pongan memproduksi sekitar 300 bungkus serbuk minuman kesehatan dalam sebulan. Memiliki tiga varian, yaitu empon-empon, jahe, dan jahe merah dengan banderol Rp15.000/bungkus, KUB Kelingan sedikitnya mampu mengantongi pendapatan Rp4,5 juta/bulan.
Lihat Juga :